Proyek Molor Disanksi Denda

Illustrasi Infrastruktur

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Memasuki tahun baru 2023, masih ditemukan sejumlah proyek pemerintah Kota Bekasi yang digarap pihak ketiga tak sesuai target penyelesaian.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, menjelaskan bahwa, sepanjang tahun 2022 ada dua proyek di bidangnya yang mengalami keterlambatan penyelesaian.


“Pada bidang kami ada dua proyek yang memang molor pengerjaannya di tahun 2022 kemarin,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (3/1).

Dijelaskan Idi, dua proyek yang molor pengerjaannya adalah proyek perbaikan Jalan Pangkalan 5 dan perbaikan jalan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu. “Pada dua proyek ini memiliki progres penyelesaian yang berbeda,” tuturnya.


Idi menyampaikan, dalam Perpres 16 tahun 2018 pasal 56 disebutkan bahwa dalam hal penyediaan gagal menyelesaikan pekerjaan sampai masa pelaksanaan kontrak berakhir, akan diberikan kesempatan penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan.

“Sesuai Perpres yang berlaku kami masih diberikan kesempatan untuk menyelesaikan, namun didalamnya memang ada beberapa ketentuan seperti waktu pengerjaan dan juga pengenaan sanksi berupa denda keterlambatan kepada penyedia,” terangnya.

Sejauh ini kata dia, progres dari kedua proyek yang dilakukan masa perpanjangan pengerjaan, sudah 95 persen untuk Jalan Pangkalan 5 dan 94 persen untuk perbaikan jalan TPA Sumurbatu.

“Itu pengerjaannya sudah 95 dan 94 persen, jadi penyelesaiannya tinggal sedikit lagi,” ucapnya.

Disampaikan bahwa proses pengerjaan yang kurang 5 persen dan 6 persen ini sesuai dengan perpres diberikan waktu 50 hari sesuai dengan perhitungan kalender.

“Sesuai Perpres itu 50 hari kerja diberikan waktunya, tapi untuk sisa pengerjaan sepertinya tidak membutuhkan waktu 50 hari, paling 14 sampai 20 hari sepertinya sudah tuntas,” jelasnya.

Lebih lanjut, dari Bidang Bina Marga pada DBMSDA Kota Bekasi sendiri sepanjang tahun 2022 telah menyelesaikan kurang lebih 1.300 proyek yang telah dituntaskan sampai akhir Desember 2022.

“Sekitar ada 1.300 proyek yang kami sudah selesaikan, dan proyek tersebut telah kami tuntaskan pada akhir Desember 2022 kemarin,” pungkasnya. (dew)