Korban Mutilasi di Tambun Dicekik hingga Tewas, 2 Minggu Kemudian Dimutilasi

Polisi saat memeriksa tempat penemuan korban mutilasi di kontrakan Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat, 30 Desember 2022. ) (Dok PojokSatu/ JPG)

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Korban mutilasi di Tambun dibunuh dengan cara dicekik terlebih dahulu hingga tewas. 2 Minggu kemudian korban dimutilasi.

Polisi mengungkap fakta baru kematian Angela Hindriati Wahyuningsih (54), korban mutilasi di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.


Polisi mengungkapkan pelaku M Ecky Listianto (34), membunuh Angela dengan cara mencekik lehernya lalu memutilasi jasadnya 2 minggu kemudian.

“Pengakuan pelaku, karena cekikan di leher,” kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Ressa Fiardy Marasabessy, Jumat (6/1/2023).


Setelah didiamkan membusuk selama dua pekan, pelaku lantas memutilasi korban. Polisi menyebut Ecky memutilasi korban dengan menggunakan gergaji listrik.

BACA JUGA: Penyidik Periksa Psikologi Pelaku Mutilasi di Tambun, Setahun Simpan Jenazah Korban

Polisi juga mengungkap motif dibalik nekatnya pelaku memutilasi Angela Hindriati Wahyuningsih yaitu karena takut ketahuan warga.

“Karena takut ketahuan oleh warga. Selain itu, pelaku bingung mau dikubur dan buang kemana jasad korban,” ujar Kompol Ressa seperti dikutip Jawapos.com (Radarbekasi.id Group), Sabtu (7/1/2023).

Resa menambahkan, korban tidak langsung dimutilasi usai dibunuh. Jasadnya didiamkan dulu. Dua pekan setelah membunuhnya pada bulan November, barulah jasadnya dimutilasi.

Kemudian bagian tubuh korban dimasukkan kedalam dua kontainer. “Dua minggu setelah dibunuh baru dimutilasi,” katanya.

Sebelumnya, jasad seorang wanita ditemukan mengenaskan dalam kondisi dimutilasi. Jasad Angela Hindriati Wahyuningsih ditemukan di rumah kontrakan, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. (jpc)