Unik, Konser FSTVLST Khusus Penonton Perempuan

RADARBEKASI.ID, YOGYAKARTA – Inilah satu-satunya konser musik rock dengan penontonnya semua perempuan.

Ya, Jumat malam (13/1/2023) band rock asal Yogyakarta, FSTVLST tampil di Liberatex Creative Colony.


Auranya sangat berbeda dengan konser-konser pada umumnya. Atmosfir perbedaan itu terasa sangat mencolok pada penontonnya.

BACA JUGA: Cerita Fans Deep Purple, Kenang Konser Tahun 75 Hingga Kecopetan


Panggung musik rock yang biasa didominasi penonton laki-laki, justru tidak terasa malam itu.

Konser bertajuk Dara Setara tersebut, FSTVLST hanya mempersilakan perempuan yang jadi penontonnya.

Panitia juga memberikan keleluasaan para perempuan untuk membawa serta anaknya menonton konser perdana mereka tahun ini.

BACA JUGA: Deep Purple-Godbless Sepanggung Lagi, Catat Ini Jadwal Manggungnya

Vokalis FSTVLST Sirin Farid Stevy Asta mengakui, band itu lahir dalam ekosistem yang menurutnya sangat maskulin. Di Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogya, mayoritas mahasiswa memang laki-laki.

’’Meskipun ini cenderung terburu-buru menyimpulkan, tapi saya pikir ekosistem yang membentuk kami, di mana kami bekerja itu sangat maskulin. Dan konteks proporsi kehadiran laki-laki lebih banyak daripada perempuan,’’ jelas Farid.

Sejak 2017, FSTVLST berhadapan dengan fenomena baru. Penonton perempuan mulai banyak yang hadir dalam pentas-pentas mereka.

BACA JUGA: Konser BLACKPINK-Raisa Potensi Mampu Tutup 50 Persen Biaya Operasional Stadion Utama Gelora Bung Karno

Meskipun dominasi penonton laki-laki masih terjadi, para penonton perempuan tersebut lantas menarik perhatian, tidak bisa diabaikan begitu saja.

Lalu, muncullah tema Dara Setara untuk menghormati penonton perempuan.

Fenomena perempuan di ruang konser rock yang didominasi laki-laki menggembirakan sekaligus memunculkan banyak keresahan.

FSTVLST mempertanyakan apakah ruang bagi penonton perempuan di konser sudah aman dan nyaman.

BACA JUGA: Yang Tersisa dari Konser NCT 127

Farid lalu menggarisbawahi tantangan bagi perempuan yang hadir di pertunjukan musik, khususnya rock.

Mulai cerita pelecehan seksual, sasaran kriminalitas saat menonton konser, hingga pada beberapa situasi di mana perempuan mendapatkan pandangan dan picingan mata yang tidak mengenakkan saat menonton konser musik rock.

Mengambil tajuk Dara Setara FSTVLST, Persembahan Sederhana untuk Para Perempuan Tercinta, konser tersebut berupaya menjawab keresahan-keresahan itu.

’’Kami berharap para perempuan kami (anak, istri, dan partner, Red) mendapatkan ruang yang aman dan nyaman di pentas musik yang mereka hadiri. Ya, berarti kami mulai dari diri sendiri,’’ ujar Farid.

BACA JUGA: Di Forum B20 Anne Hathaway Saran Libatkan Perempuan di Jantung Pemulihan Ekonomi

Konser tersebut direspons positif penonton. Misalnya, Anastasia Tisa. Tisa terlihat membawa anaknya yang masih balita. Perempuan asal Yogya itu mengaku suami tidak keberatan atas hal itu.

’’Sebetulnya, udah vakum nonton konser musik karena ada bayi memang. Dia masih punya adik 2 tahun. Jadi, tiga tahun nggak pernah nonton konser,” ujar Tisa.

’’Tapi, liat posting-an FSTVLST, lalu aku putuskan beli tiketnya,’’ lanjut ibu dua anak tersebut. (jpc)