Pj Bupati Resmikan Mushola Nuur Al- A’Adli PN Cikarang

FOTO BERSAMA: Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, foto bersama dengan unsur Forkopimda, di sela peresmian Mushola Nuur Al- A’Adli, di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat. DOK.HUMAS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Peresmian Mushola Nuur Al- A’Adli di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kabupaten Bekasi, diharapkan dapat meningkatkan spiritual penegak hukum dan masyarakat.

Hal ini diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, saat peresmian Mushola Nuur Al- A’Adli, yang berlangsung di Aula PN Cikarang, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat.


Dijelaskan Dani, mushola ini merupakan dukungan dari hibah Pemkab Bekasi kepada PN Cikarang, sebagai mitra kerja.

Ia berharap, dengan dibangunnya mushola ini, mampu memenuhi kebutuhan spiritual para hakim, pejabat dan masyarakat Kabupaten Bekasi, dalam memberi maupun mencari keadilan. Apalagi, masyarakat yang membutuhkan pelayanan di PN Cikarang sangat banyak untuk diselesaikan.


“Jadi, banyak dari masyarakat yang berinteraksi kesini untuk mencari keadilan, maka diperlukan fasilitas tempat ibadah. Kami melihat, para hakim, pejabat, yang memberikan rasa keadilan, membutuhkan sarana peribadatan, sehingga mereka terjaga lahir batin,” ujar Dani, usai acara peresmian.

Lanjutnya, mushola tersebut memiliki fasilitas dan kondisi bangunan yang sangat baik untuk digunakan para pegawai maupun masyarakat yang ingin menjalankan ibadah sholat di PN Cikarang.

“Sesuai namanya Mushola Nuur Al Adli, yang artinya Cahaya Keadilan, mampu memberikan cahaya baik bagi para pimpinan di sini, hakim dan pegawai serta masyarakat pencari keadilan dengan inspirasi,” tuturnya.

Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI, Bambang Myanto mengakui, jajaran PN Cikarang membutuhkan sarana untuk mempertebal ketakwaan, sehingga mampu menambah baik pelayanan kepada masyarakat.

Ditambahkannya, jajaran PN Cikarang yang dipimpin Eddy Daulatta Sembiring, sudah menunjukkan prestasi dengan menerapkan Sistem Aplikasi Evaluasi Implementasi yang dimiliki Dirjen Badan Peradilan Umum.

PN Cikarang juga sedang diajukan untuk naik menjadi kelas 1 B dari status yang sekarang di kelas 2. Dari jumlah banyaknya kasus yang ditangani, PN Cikarang sudah sangat layak menjadi kelas 1 B. Setahun, penanganan kasus mencapai 1.500 perkara.

“Mengukur tingkat kepatuhan, kedisiplinan serta kinerja, PN Cikarang pernah ranking 1 nasional,” ucap Bambang.

Sementara itu, Ketua PN Cikarang, Eddy Daulatta Sembiring menyampaikan, PN Cikarang akan terus mempertahankan prestasi yang sudah diraih, dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, maupun dalam kenaikan grade PN Cikarang dari kelas II menjadi kelas I B.

“Tentunya kami mengharapkan doa dan dukungan dari segenap masyarakat Kabupaten Bekasi, agar ini semua dapat terealisasi,” tutupnya.

Acara ini juga dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Herri Swantoro, dan Penceramah, Ustadz Adi Hidayat. (and/adv)