Berita Bekasi Nomor Satu

Dewan Anton Janji Kawal Pemerataan Pembangunan di Bantargebang, Mustikajaya, dan Rawalumbu

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Infrastruktur di wilayah Kecamatan Bantargebang, Mustikajaya, dan Rawalumbu kembali menjadi sorotan.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Anton, menegaskan pembangunan di tiga kecamatan tersebut tidak boleh berjalan di tempat, terlebih sampai timpang. Ia menekankan pemerataan pembangunan harus benar-benar dirasakan masyarakat.

Politisi yang terpilih dari daerah pemilihan tiga kecamatan itu berjanji memastikan pembangunan infrastruktur dasar bisa dirasakan merata oleh warga.

“Saya ingin pembangunan di tiga kecamatan ini benar-benar dirasakan masyarakat secara merata,” kata Anton.

Menurutnya, fokus utama yang terus didorong meliputi perbaikan jalan lingkungan, saluran air, hingga penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“Perbaikan infrastruktur masih jadi prioritas utama, mulai dari jalan lingkungan sampai drainase,” ujarnya.

Anton juga menyoroti progres pembukaan Jalan H Midan di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya. Jalan tembus yang menghubungkan kawasan Columbus menuju Grand Residence itu disebut menjadi akses vital yang sudah lama dinantikan warga.

Belum lama ini, akses penghubung perbatasan Mustikajaya dan Bantargebang juga mulai dibuka untuk memperlancar mobilitas masyarakat.

“Dengan terbukanya akses ini, kepadatan lalu lintas di titik rawan diharapkan bisa terurai,” ucapnya.

Ia menilai pembangunan infrastruktur tidak boleh sekadar proyek fisik, tetapi harus berdampak langsung terhadap aktivitas dan kesejahteraan warga sekitar.

“Fasilitas publik yang dibangun harus dijaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tandasnya. (pay)