Berita Bekasi Nomor Satu

Seluruh Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur yang Dirawat di RSUD Dipulangkan

RSUD Kota Bekasi. FOTO: DOKUMEN/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seluruh korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid sudah dipulangkan.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Sudirman, mengatakan pasien terakhir korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur dipulangkan pada Selasa (12/5).

“Sudah pulang semua,” ujar Sudirman, Minggu (17/5).

Meski seluruh pasien telah kembali ke rumah masing-masing, pihak rumah sakit memastikan para korban tetap diwajibkan menjalani kontrol rutin sesuai perkembangan kondisi kesehatan mereka.

“Iya kontrol, sesuai perkembangan penyakitnya,” katanya.

Berdasarkan data rekapitulasi penanganan korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, total terdapat 54 korban yang masuk ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 pasien menjalani rawat inap karena mengalami luka cukup serius, sementara 20 korban lainnya hanya menjalani rawat jalan. Selain itu, tiga pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain untuk penanganan lebih lanjut.

RSUD Kota Bekasi juga mencatat satu korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara tiga korban lainnya dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit atau dead on arrival (DOA).

Insiden kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur sebelumnya menjadi perhatian publik lantaran menimbulkan banyak korban jiwa dan luka-luka. Dalam peristiwa tersebut, total korban meninggal dunia tercatat mencapai 16 orang. (rez)