Berita Bekasi Nomor Satu

Dinkes Perkuat Jejaring Puskesmas Antisipasi Penyebaran Hantavirus

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus menyusul ditemukannya beberapa kasus di Indonesia. Upaya deteksi dini di tingkat Puskesmas diperkuat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini menyampaikan pihaknya telah memperkuat jejaring pemeriksaan di tingkat Puskesmas. Terlebih, pasca tiga kasus terkonfirmasi di DKI Jakarta.

“Kita memperkuat jejaring kita di Puskesmas, apalagi di wilayah-wilayah perbatasan,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap pemeriksaan hingga penegakan diagnosa akan dilakukan secara detail.
“Kalau menjurus kesana pemeriksaannya akan lebih intensif lagi,” ucapnya.

Meski demikian, ia meminta warga Kota Bekasi tidak panik. Sejauh ini Hantavirus tidak menular dari manusia ke manusia, melainkan melalui hewan tikus.

Paling penting menurut Satia, masyarakat konsisten menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diantaranya dengan mengenakan masker saat membersihkan lingkungan rumah dan mencuci tangan setelahnya.

“Masyarakat tidak perlu terlalu panik, yang paling penting menjaga kebersihan, jangan sampai ada tikus di rumah,” tambahnya.

Sebelumnya, Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe mengingatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus mesti ditingkatkan. Meskipun, hingga saat ini belum ada kasus terkonfirmasi positif di Kota Bekasi.

“Dinas Kesehatan dan Puskesmas segera menyiapkan deteksi dini, sistem pelaporan, edukasi masyarakat serta koordinasi pencegahan dengan instansi terkait,” katanya saat memberikan sambutan apel di awal pekan, Senin (18/5).

Hal ini diperlukan agar pencegahan dapat dilakukan secara maksimal.”Jangan menunggu kasus muncul, lakukan upaya pencegahan yang diperlukan,” tambahnya. (sur)