Berita Bekasi Nomor Satu

Pangan Murah di Sumur Batu Diserbu Warga

PROGRAM:Warga Sumur Batu menyerbu kios yang tersedia dalam program Gerakan Pangan Murah. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Sumur Batu diserbu warga sejak pagi. Antrean panjang masyarakat yang berburu kebutuhan pokok berharga di bawah pasar membuat jajaran Polsek Bantargebang turun langsung mengawal jalannya distribusi agar tetap tertib dan tepat sasaran.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Sumur Batu, RT 001 RW 003, Kecamatan Bantargebang, itu mulai dipadati warga sejak pukul 08.00 WIB. Mayoritas pengunjung merupakan ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan beras, minyak goreng, dan gula dengan harga lebih terjangkau.

Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi mengatakan, pengamanan dilakukan secara humanis dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk hingga area antrean warga.

Menurutnya, koordinasi antara kepolisian, pihak kelurahan, dan panitia terus dilakukan guna memastikan proses distribusi berjalan lancar tanpa menimbulkan kerumunan yang berpotensi memicu gangguan ketertiban.

“Tujuannya satu, memastikan distribusi pangan murah tepat sasaran dan situasi tetap kondusif,” katanya.

Harga komoditas yang dijual jauh di bawah pasaran menjadi daya tarik utama kegiatan tersebut. Panitia menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti Beras Tugu Padi 5 kilogram, Beras SPHP 5 kilogram, Minyakita 1 liter, Minyak Goreng Jujur 1 liter, serta gula pasir kemasan 1 kilogram.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, panitia juga mengampanyekan pengurangan sampah plastik dengan mewajibkan setiap pembeli membawa kantong belanja sendiri.

“Panitia dan petugas mewajibkan pembeli membawa kantong belanja sendiri sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ramah lingkungan dan pengurangan sampah plastik,” ujarnya.

Sukadi menilai pola pengamanan persuasif yang diterapkan Bhabinkamtibmas terbukti efektif. Meski jumlah pengunjung cukup banyak, seluruh warga dapat dilayani secara bergiliran tanpa antrean yang membludak maupun kericuhan.

Kehadiran polisi di lokasi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat selama kegiatan berlangsung hingga seluruh stok komoditas habis terjual.

“Kami pastikan setiap program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat bawah berjalan aman, tertib, dan tanpa celah gangguan kamtibmas. Kami akan terus hadir mengawal sekaligus mengedukasi warga agar kegiatan seperti ini memberikan manfaat maksimal,” tegasnya.(pay)