RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Perselisihan yang terjadi antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kini memasuki babak baru. Konflik yang sebelumnya hanya menjadi sorotan publik di media sosial dan ruang pemberitaan kini turut melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Didampingi kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben Onsu secara resmi mendatangi KPAI untuk menyampaikan sejumlah keluhan yang berkaitan dengan kondisi kedua putrinya, Thalia dan Thania. Langkah ini dilakukan karena Ruben merasa haknya sebagai ayah untuk bertemu dan mengasuh anak-anaknya tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam pengaduan tersebut, setidaknya terdapat tiga poin utama yang disampaikan pihak Ruben kepada lembaga yang memiliki fokus pada perlindungan dan pemenuhan hak anak tersebut.
Soroti Hak Anak Bertemu Ayah Kandung
Poin pertama yang diadukan berkaitan dengan dugaan terhambatnya akses pertemuan antara Ruben Onsu dan kedua putrinya. Menurut Minola Sebayang, kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan kesepakatan yang pernah dibuat bersama setelah proses perceraian Ruben dan Sarwendah pada tahun 2024.
“Ada aturan tertulis yang mengatur dan disepakati bersama. Setidaknya, 2 sampai 3 hari dalam seminggu anak-anak berkumpul bersama ayahnya,” kata Minola Sebayang, dikutip dari JawaPos pada Selasa (23/6).
Minola menjelaskan bahwa dalam kesepakatan tersebut telah diatur secara tertulis mengenai jadwal kebersamaan anak-anak dengan ayah mereka. Kesepakatan itu memberikan kesempatan bagi Thalia dan Thania untuk menghabiskan waktu bersama Ruben selama dua hingga tiga hari dalam satu minggu.
Menurut pihak Ruben, kebersamaan tersebut bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bagian dari hak anak untuk memperoleh pengasuhan dan perhatian langsung dari kedua orang tuanya, termasuk ayah kandung mereka. Namun, mereka menilai kesepakatan yang telah dibuat itu tidak terlaksana sebagaimana yang diharapkan.
Dugaan Tekanan Psikologis terhadap Anak
Selain persoalan akses bertemu anak, Ruben juga menyampaikan kekhawatirannya terkait kondisi psikologis Thalia dan Thania. Melalui kuasa hukumnya, ia mengungkap adanya dugaan bahwa anak-anak mendapat pengaruh negatif yang dapat membentuk pandangan kurang baik terhadap dirinya sebagai ayah.
Baca Juga: Jordi Onsu Bongkar Rahasia Besar Ruben Onsu, Klaim Bisa Mengguncang Indonesia: Siapin Jantungnya!
Pihak Ruben menduga terdapat tekanan atau doktrin tertentu yang membuat anak-anak enggan menjalin kedekatan dengan ayah mereka. Dugaan tersebut muncul setelah melihat sejumlah pernyataan atau komentar yang dinilai bernada negatif terhadap Ruben di ruang publik.
Minola Sebayang menilai, apabila sindiran maupun komentar yang dianggap merendahkan dapat disampaikan secara terbuka, maka tidak menutup kemungkinan hal serupa juga terjadi dalam lingkungan yang lebih privat. Karena itu, pihaknya meminta agar kondisi tersebut turut menjadi perhatian KPAI demi memastikan tumbuh kembang psikologis anak tetap terjaga.
“Kalau di ruang publik saja tidak segan untuk melakukan sindiran dan hinaan kepada ayah dari anak kandungnya, tidak menutup kemungkinan di ruang tertutup hal itu juga sering dilakukan,” ungkap Minola Sebayang.
Persoalkan Keterlibatan Anak dalam Siaran Langsung
Poin ketiga yang menjadi perhatian Ruben Onsu adalah dugaan eksploitasi anak. Hal ini berkaitan dengan keterlibatan Thalia dan Thania dalam sejumlah siaran langsung atau live streaming di media sosial.
Menurut Minola, anak-anak memiliki kebutuhan istirahat yang harus dipenuhi, terutama pada malam hari. Ia menilai bahwa waktu malam seharusnya digunakan untuk beristirahat agar kondisi fisik dan mental anak tetap terjaga sebelum menjalani aktivitas sekolah keesokan harinya.
“Anak-anak tidak boleh diajak live pada malam hari yang bukan jamnya anak. Itu waktu mereka untuk istirahat karena besoknya anak harus sekolah,” kata Minola Sebayang.
Karena itu, pihak Ruben mempertanyakan keterlibatan anak-anak dalam siaran langsung yang dilakukan pada jam-jam yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan mereka sebagai pelajar.
Berharap KPAI Turun Tangan
Melalui laporan yang telah disampaikan, Ruben Onsu berharap KPAI dapat menindaklanjuti berbagai persoalan tersebut secara objektif dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak-anak.
Pihak Ruben menegaskan bahwa langkah membawa persoalan ini ke KPAI bukan semata-mata untuk memperpanjang konflik dengan Sarwendah, melainkan sebagai upaya memastikan hak-hak Thalia dan Thania tetap terlindungi serta terpenuhi sesuai aturan yang berlaku.
Baca Juga: El Rumi Bongkar Perubahan Drastis Setelah Menikah dengan Syifa Hadju: Jadi Banyak…
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sarwendah terkait sejumlah poin yang disampaikan Ruben Onsu kepada KPAI. Namun, perkembangan kasus ini terus menjadi perhatian publik karena menyangkut hak asuh dan kesejahteraan anak-anak di tengah konflik kedua orang tua mereka. (mna)











