Berita Bekasi Nomor Satu

Setelah Aduan Ruben Onsu ke KPAI, Kini Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan

Potret Sarwendah. FOTO: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Perselisihan antara Sarwendah dan mantan suaminya, Ruben Onsu, terus berkembang dan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya Ruben Onsu mengadukan sejumlah persoalan terkait anak-anak mereka ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Sarwendah memilih mengambil langkah berbeda dengan mendatangi Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).

Kedatangan Sarwendah ke Komnas Perempuan dilakukan bersama kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, pada Selasa, 23 Juni 2026. Langkah tersebut disebut sebagai upaya untuk berkonsultasi sekaligus mencari perlindungan hukum di tengah polemik yang masih berlangsung pasca perceraian dengan Ruben Onsu.

Chris Sam Siwu menegaskan bahwa tujuan kedatangan kliennya bukan untuk menyudutkan ataupun menyalahkan pihak tertentu. Menurutnya, Sarwendah hadir sebagai seorang perempuan yang ingin mendapatkan ruang untuk menyampaikan pengalaman dan persoalan yang dihadapinya, termasuk yang berkaitan dengan anak-anaknya.

“Kedatangan kami sederhana ya bahwa Sarwendah adalah seorang perempuan, anak-anaknya juga seorang perempuan. Kami di sini berdiskusi, kami di sini mencari solusi,” ujar Chris Sam Siwu, dikutip dari tayangan TikTok @haludrama2 pada Selasa (23/6).

Ia menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihaknya lebih fokus mencari jalan keluar terbaik daripada memperkeruh konflik yang sedang terjadi. Karena itu, mereka memilih berdiskusi dengan Komnas Perempuan guna memperoleh pandangan dan perlindungan yang sesuai dengan hak-hak perempuan dan anak.

Paparkan Kronologi Sejak Awal Pernikahan

Dalam kesempatan tersebut, Sarwendah disebut telah menjelaskan berbagai peristiwa yang dialaminya sejak awal membangun rumah tangga dengan Ruben Onsu hingga kondisi yang terjadi saat ini.

Menurut Chris, Komnas Perempuan menerima kedatangan mereka dengan baik. Bahkan, pihak komisioner disebut memberikan dukungan kepada Sarwendah setelah mendengarkan penjelasan yang disampaikan.

Kuasa hukum Sarwendah menyatakan bahwa seluruh informasi yang diberikan kepada Komnas Perempuan merupakan kronologi yang mereka yakini sesuai dengan fakta yang terjadi selama perjalanan rumah tangga hingga pasca perceraian.

Baca Juga: Konflik Makin Memanas! Ruben Onsu Adukan Sarwendah ke KPAI, Ungkap 3 Dugaan Serius soal Anak-anak

Sertakan Bukti untuk Perkuat Keterangan

Chris Sam Siwu juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya menyampaikan cerita atau pengakuan semata. Dalam pertemuan tersebut, Sarwendah turut membawa sejumlah bukti yang dianggap dapat mendukung keterangan yang disampaikan kepada Komnas Perempuan.

“Klien kami menyampaikan semua dengan sebenar-benarnya dengan bukti yang ada dan sekali lagi kami sangat apresiasi kepada Komnas Perempuan atas waktunya dan kita tunggu saja ya kami berharap semua bisa selesai dengan baik-baik,” kata Chris.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi dan keseriusan kliennya dalam menyampaikan permasalahan yang sedang dihadapi. Ia berharap proses konsultasi ini dapat membantu menemukan solusi yang terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

Meski demikian, Chris memilih tidak mengungkap secara rinci isi pembahasan yang berlangsung selama pertemuan. Ia menyerahkan hal tersebut kepada pihak Komnas Perempuan yang memiliki kewenangan dalam menangani dan menilai laporan yang diterima.

Utamakan Kepentingan Anak-anak

Di tengah konflik yang semakin menjadi perhatian publik, pihak Sarwendah menekankan bahwa seluruh langkah hukum yang ditempuh bertujuan untuk melindungi kepentingan anak-anak mereka.

Chris mengingatkan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif, terutama karena persoalan ini melibatkan anak-anak yang masih membutuhkan lingkungan yang sehat untuk tumbuh dan berkembang. Ia berharap pemberitaan maupun pembahasan mengenai konflik tersebut tidak semakin memperburuk kondisi psikologis mereka.

“Hak-hak klien kami sebagai seorang perempuan ya dan anak-anaknya juga kan sebagai perempuan juga ya. Kami mohon kepada media juga tetap bisa menjaga kondusivitaslah karena kasihan anak-anak. Kami lakukan semua ini demi anak-anak,” tuturnya.

Menurutnya, baik Sarwendah maupun anak-anaknya memiliki hak yang perlu dilindungi. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk mengedepankan kepentingan anak di atas segala bentuk perselisihan yang terjadi antara orang tua mereka.

Konflik Berlanjut ke Lembaga Negara

Langkah Sarwendah mendatangi Komnas Perempuan terjadi tidak lama setelah Ruben Onsu lebih dulu mengunjungi KPAI bersama tim kuasa hukumnya.

Dalam pengaduannya, Ruben menyoroti sejumlah persoalan yang berkaitan dengan hak bertemu anak, dugaan tekanan psikologis terhadap anak-anak, hingga keterlibatan mereka dalam aktivitas siaran langsung di media sosial.

Baca Juga: Ruben Onsu Bongkar Momen Tak Nyaman Saat Bertemu Anak Sambil Dibuntuti Giorgio Antonio: Saya Ayah Kandungnya

Kini, dengan keterlibatan KPAI dan Komnas Perempuan, konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah tidak lagi sekadar menjadi polemik pribadi.

Perhatian publik pun semakin tertuju pada bagaimana kedua lembaga tersebut akan menyikapi berbagai aduan yang disampaikan masing-masing pihak, terutama yang menyangkut hak-hak perempuan dan kepentingan terbaik bagi anak-anak mereka. (mna)