Berita Bekasi Nomor Satu

Polres Metro Bekasi Kota Ringkus Komplotan Garong Minimarket

DITANGKAP: Tim Resmob Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota berhasil menangkap komplotan pelaku pembobolan gerai minimarket Alfamart dalam pelaksanaan Operasi Berantas Jaya 2026.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tim Resmob Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap kasus pembobolan gerai minimarket Alfamart dalam pelaksanaan Operasi Berantas Jaya 2026.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku yang diduga merupakan komplotan spesialis pembobol toko modern.

Kasubnit Resmob Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, Ipda Agus Suranto, mengatakan ketiga pelaku ditangkap setelah dilakukan serangkaian penyelidikan terhadap kasus pembobolan minimarket yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.

“Dalam Operasi Berantas Jaya 2026, Unit Resmob Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pembobolan toko Alfamart,” ujar Agus Suranto dalam keterangan, Minggu (12/7).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para pelaku mengaku telah melakukan aksi serupa sebanyak puluhan kali. Tidak hanya beraksi di wilayah Kota Bekasi, komplotan tersebut juga menjalankan aksinya di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, hingga Kabupaten Karawang.

Pengakuan tersebut kini masih didalami penyidik dengan mencocokkan sejumlah laporan polisi yang memiliki modus operandi serupa di berbagai daerah.

Selain mengamankan ketiga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan beserta peralatan yang diduga digunakan untuk membobol toko maupun gerai Alfamart.

“Petugas turut mengamankan satu unit mobil yang digunakan para pelaku sebagai sarana untuk menjalankan aksi kejahatan sekaligus membawa hasil curian,” ucapnya

Saat ini, Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun keterlibatan pelaku lain dalam jaringan tersebut.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga masih menghitung total kerugian akibat rangkaian aksi yang diduga dilakukan komplotan tersebut. (rez)