Berita Bekasi Nomor Satu

Target Rampung JPO Stasiun Bekasi Mundur ke September 2026

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi menargetkan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Bekasi rampung pada September 2026. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi menargetkan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Bekasi rampung pada September 2026.

Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menjelaskan pembangunan JPO tersebut sebelumnya ditargetkan selesai pada Juni 2026 dengan konsep desain yang dilengkapi fasilitas lift.

Namun, target tersebut molor dari jadwal awal akibat sejumlah kendala selama proses pengerjaan. Beberapa faktor yang memengaruhi keterlambatan di antaranya kenaikan nilai tukar dolar serta persoalan teknis di lapangan.

“Akhirnya kita kembali melakukan pengajuan secara nego, kepada pelaksana dan kita panggil. Agar tetap kita meminta supaya konstruksi bangunan JPO di Stasiun Bekasi tetep menggunakan lift,” ujar Idi, Kamis (16/7).

BACA JUGA: DBMSDA Akui Proyek JPO Stasiun Bekasi Meleset dari Target Akhir Juni, Ini Sebabnya

Idi menuturkan, keputusan mempertahankan fasilitas lift membuat pihak kontraktor harus menyusun ulang jadwal pekerjaan untuk menyesuaikan desain konstruksi. Kondisi tersebut membuat waktu penyelesaian proyek mengalami penyesuaian.

“Sebab pihak pelaksana selaku kontraktor menyetujui keinginan kita untuk pakai lift. Jadi akhir September lah target penyelesaiannya di rencanakan. Yang tadinya desain awal JPO tanpa lift, tapi tetap akhirnya akan dipasangkan lift,” tuturnya.

Saat ini, progres pembangunan JPO tersebut telah mencapai sekitar 75 hingga 80 persen. Pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir, seperti pemasangan lantai, tangga, serta penyempurnaan fasilitas pendukung lainnya.

DBMSDA berharap pembangunan JPO dapat selesai sesuai target pada akhir September sehingga segera dimanfaatkan masyarakat. Fasilitas penyeberangan ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas di sekitar Stasiun Bekasi. (zak)