RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kabel utilitas yang menjuntai rendah masih menjadi persoalan di sejumlah ruas jalan Kota Bekasi. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena kerap tersangkut kendaraan bermuatan tinggi hingga putus dan jatuh ke jalan.
Salah satunya terjadi di Jalan Haji Djole, Kecamatan Bantargebang. Warga setempat, Yusuf, mengatakan kondisi kabel semrawut tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.
“Sudah lama sekali, bisa dibilang bertahun-tahun. Mobil yang muatannya tinggi sering nyangkut, kabel putus dan jatuh ke jalan,” ujar Yusuf, Minggu (13/9).
Menurut Yusuf, kabel yang putus dan jatuh ke badan jalan dapat membahayakan pengendara yang melintas, terutama sepeda motor.
“Kalau ada motor di belakang, bisa kena kabel yang jatuh. Pernah kejadian, untungnya tidak sampai meninggal,” katanya.
Ia menyebut kabel yang berada di kawasan tersebut terdiri dari berbagai jenis, mulai kabel optik hingga kabel listrik.
“Macam-macam kabel, ada optik dan listrik. Kalau listrik pasti ada setrumnya, itu yang bahaya,” ujarnya.
Yusuf menuturkan persoalan tersebut bahkan sudah berlangsung sekitar satu dekade. Ia berharap kabel yang berada di atas maupun jaringan di bawah dapat ditata.
“Kurang lebih sudah 10 tahun. Harusnya yang di atas diberesin, yang di bawah juga dirapihin,” katanya.
Warga juga mengaku bingung ketika hendak melaporkan kondisi tersebut karena tidak mengetahui pihak yang bertanggung jawab.
“Kita mau lapor ke siapa juga bingung. Ditanya-tanya jawabannya bukan saya, bukan saya,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah sebelum kondisi kabel tersebut menimbulkan korban.
“Jangan sampai nunggu ada korban jiwa. Jangan tutup mata, semua orang tahu ini bahaya,” jelasnya
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan persoalan kabel udara yang semrawut di sejumlah ruas jalan dapat dibenahi secara bertahap dalam tiga tahun ke depan.
Penataan akan diawali dari kawasan Perumnas 3, Bekasi Timur. Pengerjaan ducting atau penataan kabel bawah tanah ditargetkan mulai dilakukan dalam dua pekan setelah rencana tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Jumat (11/9/2026).
Tri mengatakan, penataan ducting di Perumnas 3 akan dilakukan mulai dari bagian depan hingga belakang kawasan. Kabel-kabel udara yang selama ini terlihat semrawut akan ditata melalui jaringan bawah tanah.
“Dalam dua minggu ke depan kita akan mulai pengerjaan ducting di Perumnas 3. Mulai dari depan sampai belakang, sehingga nanti kabel-kabel yang ada di atas bisa kita tata,” kata Tri.
Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bekasi membenahi wajah kota sekaligus membuat kawasan lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Menurut Tri, Perumnas 3 akan menjadi salah satu titik awal sebelum penataan kabel dilakukan secara bertahap di wilayah lainnya.
“Kita ingin secara bertahap seluruh wilayah Kota Bekasi lebih tertata. Targetnya tiga tahun ke depan kabel-kabel yang semrawut bisa kita benahi, sehingga kota menjadi lebih aman, nyaman, dan memiliki wajah yang lebih baik,” ujarnya.
Tri mengatakan penataan tidak bisa dilakukan sekaligus di seluruh wilayah Kota Bekasi. Karena itu, pemerintah akan mengerjakannya secara bertahap dengan menentukan kawasan yang menjadi prioritas. (rez)











