RADARBEKASI.ID, BEKASI – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui payung program creating shared value (CSV) Bakti BCA kembali menyelenggarakan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak di RSUD Sayang, Cianjur, Jawa Barat pada 10 Oktober 2026. Menyasar 261 penderita katarak, program ini menjadi wujud komitmen BCA membawa harapan bagi penderita katarak agar dapat menata kehidupan yang lebih baik, termasuk meningkatkan produktivitas ekonomi.
Menggandeng Departemen Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (DPBK PERDAMI), penyelenggaraan kegiatan ini juga turut memperingati World Sight Day 2026 yang jatuh pada 8 Oktober 2026. Dalam hal ini, BCA berharap operasi menjadi solusi agar penderita katarak dapat kembali melihat dengan jelas di tengah tingginya angka kasus kebutaan akibat gangguan tersebut.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan bahwa BCA percaya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik. Ia juga mengapresiasi kolaborasi bersama PERDAMI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya program ini.

“BCA meyakini bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terus berkarya. Melalui Bakti BCA, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, salah satunya melalui program operasi katarak yang telah dilaksanakan sejak 2001 dan telah menjangkau lebih dari 10.000 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia,” kata Hera.
Mengacu dari hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) yang dilaksanakan pada 2014-2016, jumlah kebutaan di Jawa Barat yang disebabkan oleh penyakit katarak berkontribusi mencapai 71,7%. Menjawab kebutuhan tersebut, BCA menyasar penderita katarak di Cianjur sebagai salah satu wilayah terbesar di Jawa Barat, khususnya yang berada di sekitar RSUD Sayang ini.
Bagi BCA, RSUD Sayang bukan lokasi baru untuk pelaksanaan Baksos Operasi Katarak. Pada 26 Oktober 2024, baksos serupa di rumah sakit ini melayani 333 pasien yang merupakan jumlah terbanyak dalam satu kali kegiatan selama tiga tahun terakhir. Kehadiran BCA di Cianjur kali ini melanjutkan upaya tersebut agar dapat menjangkau lebih luas warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Hingga September 2026, program Bakti Sosial Operasi Katarak telah melaksanakan 106 kegiatan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total 10.142 pasien penerima manfaat. Mulai dari Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, hingga Papua Barat, BCA turut mendukung penguatan fasilitas dan peralatan medis DPBK Perdami, serta meningkatkan layanan operasi katarak.
“Bagi orang dewasa, memiliki mata yang sehat dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kondisi ekonomi keluarga. Sementara bagi anak-anak, operasi ini akan membantu mereka belajar lebih optimal, sehingga mampu mencapai prestasi akademik yang gemilang,” tutup Hera. (bps/*)











