RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi mencatat sejumlah capaian pembangunan dalam satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe. Berbagai program difokuskan pada peningkatan kualitas hunian, penataan kawasan permukiman, serta penguatan infrastruktur dasar bagi masyarakat.
Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto, menyampaikan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada proyek fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga melalui lingkungan yang lebih tertata dan sehat.
Salah satu program utama yang telah direalisasikan adalah penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Sepanjang 2025, Disperkimtan Kota Bekasi berhasil merehabilitasi sebanyak 727 unit rumah yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bekasi. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi masyarakat.
Selain peningkatan kualitas hunian, Disperkimtan juga mengerjakan sejumlah proyek pembangunan fasilitas publik. Beberapa di antaranya meliputi pembangunan GOR Basket Kota Bekasi, GOR Terpadu, serta Gedung Pengadilan Agama yang diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat fasilitas pelayanan publik.
Di sektor ruang terbuka publik, pemerintah juga melakukan penataan Alun-alun M Hasibuan serta pembangunan International Skate Track Arena. Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang aktivitas masyarakat sekaligus tempat interaksi sosial bagi warga Kota Bekasi.
Disperkimtan juga memperkuat pengelolaan hunian vertikal melalui UPTD Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Pengelolaan rusunawa terus ditingkatkan untuk memastikan hunian yang tertib, layak, dan memberikan kenyamanan bagi para penghuni.
Di sisi layanan publik lainnya, UPTD Pemakaman terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan sistem yang lebih tertib, cepat, dan responsif.
Sementara itu, dalam mendukung kualitas lingkungan kota, Disperkimtan melalui BLUD UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) terus memperkuat pengelolaan sanitasi. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat.
Penguatan infrastruktur dasar juga dilakukan melalui pengembangan reservoar Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Proyek ini bertujuan memperkuat layanan air bersih bagi warga Kota Bekasi yang terus berkembang.
Widayat menegaskan, seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan kota yang lebih layak huni dan berkelanjutan.
Menurutnya, pembangunan permukiman tidak hanya soal pembangunan fisik semata, tetapi juga menciptakan ruang hidup yang lebih baik bagi masyarakat.
“Dengan kolaborasi dan inovasi pelayanan, Disperkimtan terus bergerak menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi warga Kota Bekasi,” ujar Widayat. (pay/*)











