Berita Bekasi Nomor Satu

Warga RW 19 Arenjaya Berbagi Menjelang Lebaran

Warga foto bersama usai kegiatan santunan bagi anak yatim, piatu, serta warga kurang mampu di Sekretariat RW 019, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Sekretariat RW 019, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, ketika puluhan warga berkumpul dalam kegiatan santunan bagi anak yatim, piatu, serta warga kurang mampu. Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa itu menjadi momen penuh haru sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat setempat.

Sebanyak 78 warga kurang mampu menerima santunan dalam kegiatan sosial yang rutin digelar setiap tahun menjelang Hari Raya Idulfitri tersebut. Para penerima santunan terdiri dari para janda, anak yatim piatu, serta warga kurang mampu lainnya yang berasal dari berbagai RT di lingkungan RW 019.

Ketua Bidang Keagamaan RW 019, Abi Jauhari, mengatakan kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan warga terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan.

“Alhamdulillah tahun ini ada 78 warga yang menerima santunan. Mereka terdiri dari para janda, anak yatim piatu, serta warga kurang mampu lainnya di lingkungan RW 19,” ujar Abi Jauhari saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan santunan tersebut dilaksanakan di Sekretariat RW 019 dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara pengurus dan warga. Momen tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga di lingkungan RW 019.

Sementara itu, Ketua RW 019, Hasrul Wahyu, mengatakan bahwa kegiatan santunan ini merupakan program rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Ini sudah menjadi kegiatan rutin warga RW 19 setiap menjelang Lebaran. Kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan antarwarga,” kata Hasrul.

Ia menambahkan, dana santunan yang diberikan kepada para penerima berasal dari sedekah warga yang tinggal di lingkungan RW 019. Pengurus RW bersama pengurus RT sebelumnya menyebarkan amplop kosong kepada warga yang dinilai mampu untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Jadi kami menyebar amplop kosong ke warga yang sekiranya mampu. Nanti warga tersebut mengisi amplop yang sudah disebar. Setiap RT ada sekitar 30 amplop, bahkan ada juga yang lebih,” jelasnya.

Menurut Hasrul, metode tersebut dilakukan untuk memudahkan warga dalam bersedekah sekaligus membangun rasa gotong royong di lingkungan masyarakat. Dengan cara sederhana itu, warga dapat berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.

“Program tersebut bertujuan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri,” lanjutnya.

Di akhir kegiatan, para penerima santunan tampak sumringah dan penuh rasa syukur. Beberapa di antaranya terlihat tersenyum haru saat menerima bantuan yang diberikan langsung oleh pengurus RW dan tokoh masyarakat setempat.

Kebersamaan semakin terasa ketika seluruh warga yang hadir kemudian duduk bersama menikmati hidangan buka puasa bersama. Suasana sederhana namun penuh kehangatan itu menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.(mif)