Berita Bekasi Nomor Satu

Kadinkes Kota Bekasi Imbau Masyarakat Aktif Berolahraga dan Kurang Ngopi Saat Cuaca Ekstrem

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem belakangan ini, terutama perubahan suhu yang tidak menentu dari panas ke dingin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menyebut kondisi tersebut berpotensi memicu gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Kalau seruan, ya memang kan luar biasa ya. Kita juga merasa perbedaan cuaca itu dari panas, terus habis itu dingin memang kan ada isu. Memang jadi perubahan gelombang panas,” ujarnya, Senin (6/4) kepada Radar Bekasi.

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai menyesuaikan aktivitas sehari-hari, termasuk lebih banyak berolahraga di dalam ruangan serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Tentunya, aktivitas seperti ini sekarang banyaknya olahraga. Ya, usaha kan olahraga di dalam ruangan Indoor terus juga jaga kebersihan,” katanya.

Selain itu, Satia menekankan pentingnya menjaga asupan cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih dan mengurangi konsumsi minuman berkafein maupun manis.

“Yang terutama, banyak minum air putih. Kopi-kopi dikurangi dulu, manis-manis dikurangi dulu, lebih banyak minum air putih, jaga kondisi tubuh,” jelasnya.

Menurutnya, dehidrasi dapat memicu berbagai penyakit yang justru lebih sulit ditangani, seperti radang tenggorokan hingga gangguan kesehatan lainnya.

“Karena memang begitu dehidrasi, nanti penyakit ikutannya tuh yang susah ditangani. Nanti radang tengorokan dan seperti itu. Jadi memang tetap harus jaga konsumsi asupan mineral dan air,” pungkasnya. (rez)