Berita Bekasi Nomor Satu

Zaskia Adya Mecca Ngamuk Usai Sidang Militer Kasus Pemukulan Karyawan Tak Jelas: Sampai Lokasi Kosong!

Potret Zaskia Adya Mecca. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Aktris Zaskia Adya Mecca baru-baru ini meluapkan rasa kecewa dan bingungnya melalui media sosial.

Hal ini dipicu oleh ketidakjelasan agenda sidang lanjutan kasus dugaan pemukulan yang melibatkan salah satu karyawannya, Faisal, di Pengadilan Militer Jakarta.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Rabu (8/4), istri Hanung Bramantyo ini mengaku terkejut karena ternyata proses hukum kasus tersebut masih terus berjalan. Padahal, ia merasa tidak mendapatkan informasi terbaru sejak Oktober 2025 lalu.

“Jujur suprise ternyata kasus ini masih lanjut, karna kami kehilangan update kasus sejak oktober,” tulis Zaskia, dikutip Rabu (8/4).

Zaskia menceritakan bahwa dirinya, sang suami, serta dua saksi lainnya telah berkomitmen memenuhi kewajiban hukum dengan datang tepat waktu ke Pengadilan Militer yang berlokasi di Cakung, Jakarta Timur.

Namun, setibanya di lokasi sekitar pukul 09.50 WIB, mereka justru disambut kondisi yang sunyi senyap.

“Awal minggu ada surat pemanggilan, pagi tadi kami hadir tapi kaget banget pas sampai di @pengadilanmiliterjakarta ga ada orang. Hanya ada tukang,” tulis Zaskia dalam unggahannya.

Kekecewaan Zaskia memuncak saat petugas di lokasi menyatakan bahwa tidak ada jadwal persidangan yang berlangsung pada hari tersebut. Bahkan, tidak ada kepastian mengenai kapan sidang pengganti akan digelar.

Interaksi dengan petugas di pengadilan pun dinilai tidak memberikan solusi. Ketika Zaskia menanyakan jadwal ulang, ia hanya mendapatkan jawaban yang mengambang.

“Loh, terus kapan?” tanya Zaskia.

Baca Juga: Nekat Nyanyi di Pinggir Jalan, Pinkan Mambo Bisa Raup Rp26 Juta dalam Sehari!

“Ya, besok kali?” jawab petugas tanpa kepastian.

Ibu lima anak ini sangat menyayangkan ketiadaan pemberitahuan resmi terkait pembatalan atau penundaan sidang. Baginya, datang ke pengadilan memerlukan pengorbanan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

“Jujur bingung. Harusnya siapa yang mengabarkan ke kami kalau sidang batal? Lalu kapan lagi kalau di reschedule? Karna buat datang kesini juga jarak kami lumayan, ada jadwal yang harus dibatalkan. Sampai ke lokasi kosong dan ga ada yang bisa ditanya juga menjawab,” keluhnya.

Sebagai warga sipil, Zaskia mengaku awam dengan prosedur di pengadilan militer yang memang memiliki birokrasi berbeda dari peradilan umum.

Ia merasa kesulitan untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai alur kasus yang menimpa karyawannya tersebut.

“Sebagai orang awam, kami bingung,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, kasus ini bermula dari dugaan pemukulan terhadap Faisal, karyawan Zaskia.

Kasus ini bergulir di ranah pengadilan militer karena melibatkan pihak dari instansi tertentu, sehingga mengharuskan saksi dan pihak terkait untuk hadir langsung dalam proses persidangan yang ketat. (MNA)