Berita Bekasi Nomor Satu

Ngaku Bikin Sendiri Lagu Asian Games 2018, Reza Arap ‘Disentil’ Gerald Liu

Potret Reza Arap. Foto: Instagram @ybrap

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Nama Reza Arap kembali jadi perbincangan publik setelah dirinya mengklaim sebagai satu-satunya pencipta lagu tema Asian Games 2018 yang berjudul Bright At The Sun. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat melakukan siaran langsung di kanal YouTube pribadinya.

Dalam potongan siaran itu, Arap dengan santai menyebut bahwa seluruh proses kreatif lagu tersebut merupakan hasil karyanya sendiri.

“Asian Games, gua sendiri loh soundtrack-nya, gua, gua yang bikin liriknya,” ujarnya. Ucapan itu dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet.

Namun, klaim tersebut tidak luput dari perhatian Gerald Liu, mantan personel Weird Genius. Melalui sebuah video yang diunggah di Instagram pribadinya, Gerald memberikan tanggapan yang cukup mengejutkan.

“Bentar, Asian Games? Kayaknya gue punya file-nya deh,” kata Gerald dalam videonya.

Ia kemudian membuka hard disk lama dan menemukan sebuah file proyek berjudul RAP ASEAN GAMES Project. File tersebut disebut berasal dari tahun 2017, setahun sebelum perhelatan Asian Games berlangsung.

Dalam video itu, Gerald juga memutar draft lagu yang ia klaim sebagai bukti keterlibatannya dalam proses produksi. Ia menjelaskan bahwa pengerjaan lagu tema tersebut sebenarnya dilakukan secara kolaboratif, bukan individu.

“Kalau yang Asian Games lumayan simple-lah. Kalau World Cup masih ramai-ramai banget, Weird Genius plus satu teman gue namanya JyoHx,” ungkapnya.

Baca Juga: Usai Lepas Hijab, Kini Jule Kepergok Nge-Vape Saat Live, Netizen: Nakalnya Telat!

Ia menambahkan bahwa dalam proyek Asian Games, dirinya turut berkontribusi dalam pembuatan musik bersama Arap dan seorang produser lain bernama Sihk.

Gerald pun secara tegas membantah klaim Arap yang menyebut dirinya bekerja sendiri. Menurutnya, lagu tersebut merupakan hasil kerja tim.

“Nah kan jelas ya, Pildun Weird Genius, Asian Games, gua dan Arap (ada Sihk juga), tapi kalau Arap bilang dia sendiri padahal ada gua yang bikin musiknya berarti jangan-jangan gua itu…,” ujarnya, menyisakan kalimat yang seolah mengundang tafsir dari penonton.

Respons Gerald ini langsung memicu perdebatan di kalangan warganet. Banyak yang mulai mempertanyakan kembali proses kreatif di balik lagu tersebut, sementara yang lain justru menyoroti pentingnya transparansi dalam kolaborasi di industri musik.

Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi bahan diskusi hangat di media sosial, dengan publik menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait. (MNA)