Berita Bekasi Nomor Satu

Sekolah Maung SMAN 1 Kota Bekasi Dibuka, Jalur Prestasi Jadi Andalan

Situasi antusiasme warga Bekasi untuk mendaftar Sekolah Maung. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) di SMAN 1 Kota Bekasi resmi dibuka mulai Senin (25/5/2026). Pada tahap awal, sekolah menyiapkan kuota sementara sebanyak 384 kursi bagi calon peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.

Pantauan Radar Bekasi, sejak pagi menunjukkan antrean orangtua calon siswa mulai memadati lingkungan sekolah untuk mengurus tahapan pendaftaran program sekolah unggulan tersebut.

Salahsatu orangtua murid, Santi (46), warga Babelan, Kabupaten Bekasi, mengaku memilih Sekolah Maung sebagai prioritas utama bagi anaknya.

“Opsi pertama kita yang di sini aja dulu untuk yang berprestasi (Sekolah Maung). Dan memang udah dibuka duluan, kalau sekolah lain kan belum,” ujar Santi kepada Radar Bekasi, Senin (25/5).

Ia menuturkan, keinginan mendaftarkan anaknya ke SMAN 1 Kota Bekasi sebenarnya sudah muncul sejak lama, bahkan sebelum program Sekolah Maung digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Kita memang dari awal, emang sebelum ada Pak Dedi Mulyadi menetapkan ini Sekolah Maung, emang udah ada inisiatif mau daftar sekolah di sini,” ungkapnya.

Meski demikian, proses pendaftaran anaknya belum sepenuhnya rampung karena masih menunggu hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP yang dijadwalkan diumumkan pada Selasa (26/5).

“Masih ada yang belom sih, karena masih nunggu hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari SMP yang keluarnya besok,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 1 Kota Bekasi, Sukiman, menjelaskan pola penerimaan siswa di Sekolah Maung berbeda dengan sekolah reguler. Seleksi dilakukan sepenuhnya berdasarkan kemampuan dan capaian prestasi siswa.

Menurutnya, jalur domisili tidak lagi diterapkan dalam mekanisme penerimaan Sekolah Maung karena fokus seleksi diarahkan pada kemampuan akademik maupun non-akademik calon peserta didik.

“Di Sekolah Maung tidak ada lagi jalur domisili. Semua seleksi berdasarkan kemampuan dan prestasi siswa,” ujar Sukiman.

Ia memaparkan, terdapat sejumlah jalur seleksi yang dibuka tahun ini. Mulai dari jalur potensi akademik bagi siswa berkemampuan intelektual tinggi, jalur prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan capaian lomba, hingga jalur non-akademik.

Selain itu, siswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, maupun pengalaman organisasi juga diberi kesempatan untuk bersaing masuk sekolah unggulan tersebut.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, pihak sekolah menyiapkan 12 rombongan belajar (rombel) untuk kelas 10. Jika regulasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak mengalami perubahan, masing-masing kelas akan diisi sebanyak 32 siswa.

Sementara itu, pendaftaran ke Sekolah Maung dilakukan secara daring melalui website https://maung.spmb.jabarprov.go.id.

Lebih lanjut tahapan pendaftaran SMA/SMK Sekolah Maung berlangsung hingga Jumat (29/5/2026). Sementara pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada Senin (8/6/2026), dilanjutkan proses daftar ulang pada 9-10 Juni 2026. (zak)