RADARBEKASI.ID, BEKASI – Puluhan siswa dari enam sekolah dasar di Gugus 2 Talajaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menampilkan kreativitas mereka dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026.
Kegiatan yang digelar di SDN Tambun 05 ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang menjaring talenta muda di bidang seni dan sastra.
Suasana lomba berlangsung meriah. Tepuk tangan dan sorak dukungan mengiringi setiap penampilan. Para penari cilik tampil luwes di atas panggung, sementara peserta mendongeng memikat dengan ekspresi dan penghayatan cerita. Di sisi lain, siswa tampak serius mengikuti lomba menggambar bercerita. Ada pula peserta pantomim yang mampu menyampaikan pesan tanpa kata.
Tak hanya soal keterampilan, ajang ini juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk tampil di depan publik. Bagi sebagian peserta, ini menjadi momen pertama yang meninggalkan kesan mendalam.
Mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”, setiap cabang lomba tidak hanya menonjolkan kemampuan teknis, tetapi juga nilai-nilai budaya dan pesan moral. Pada lomba kriya, misalnya, siswa diajak memanfaatkan bahan di sekitar menjadi karya bernilai seni.
Ketua panitia FLS3N Gugus 2 Talajaya, Wahidin, mengatakan jenis lomba yang dipertandingkan meliputi tari, mendongeng, menggambar bercerita, pantomim, kriya berbasis lingkungan, hingga cerita pendek yang dihafalkan siswa.
“FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter sekaligus kreativitas siswa melalui pendekatan seni budaya,” ujar Wahidin yang juga kepala SDN Tambun 03.
Ia menyebutkan, enam sekolah di Gugus 2 Talajaya yakni SDN Tambun 1, SDN Tambun 3, SDN Tambun 5, SDN Tambun 6, SDN Tambun 10, dan SDN Lambang Jaya 1. Seluruhnya antusiasme mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui seleksi tingkat gugus, kata dia, siswa terbaik dipilih secara objektif untuk mewakili ke tingkat Kecamatan Tambun Selatan. Proses penilaian dilakukan terbuka tanpa penunjukan langsung.
“Juara satu nantinya akan mewakili Gugus 2 ke tingkat Kecamatan Tambun Selatan,” katanya.
Wahidin menegaskan proses seleksi dilakukan secara terbuka dan adil sehingga menghasilkan peserta terbaik. Dalam pembinaan, masing-masing sekolah menunjuk guru sebagai pelatih bagi siswa yang dipersiapkan. Peserta umumnya berasal dari kelas 3, 4, dan 5 yang telah melalui seleksi di tingkat sekolah.
“Guru-guru melatih siswa dengan berbagai metode, mulai dari penggunaan media elektronik, latihan berbasis lingkungan, hingga rekaman suara yang bisa dipelajari siswa di sekolah maupun di rumah,” jelasnya.
Antusiasme siswa dinilai sangat tinggi. Hampir seluruh siswa berminat mengikuti lomba, meski tetap melalui seleksi untuk menentukan perwakilan terbaik di tiap cabang.
“Di sekolah juga ada kegiatan ekstrakurikuler seperti menyanyi, itu sangat membantu dalam menjaring dan membina siswa berbakat,” tambahnya.
Wahidin berharap kegiatan FLS3N dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena efektif mendukung pengembangan potensi siswa.
“FLS3N ini sangat membantu menggali minat dan bakat siswa. Anak-anak juga merasa senang dan termotivasi melalui kegiatan seperti ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SDN Tambun 5, Kesi Iswanti, selaku tuan rumah, mengaku bangga sekolahnya dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan FLS3N tingkat gugus tahun ini.
“Alhamdulillah kami dipercaya menjadi tuan rumah. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mendukung kegiatan positif seperti FLS3N,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi peserta lomba, tetapi juga bagi lingkungan sekolah yang ikut merasakan atmosfer kompetisi yang sehat dan edukatif.
“Anak-anak jadi lebih percaya diri, berani tampil, dan tentunya lebih mencintai seni serta budaya. Ini penting untuk pembentukan karakter mereka sejak dini,” tambahnya.
Kesi berharap ke depan kegiatan FLS3N terus mendapat dukungan sehingga mampu melahirkan lebih banyak siswa berprestasi di tingkat sekolah dasar.
“Semoga ke depan semakin banyak talenta-talenta hebat yang lahir dan bisa membawa nama baik sekolah hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” tandasnya. (and)











