RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Aula KH Noer Ali, Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, pada Selasa (14/4).
Pada kesempatan tersebut, Sekda Endin menyampaikan ucapan Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh hadirin, sekaligus menekankan pentingnya momentum Syawal sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menyatukan kembali hati dalam suasana yang penuh kehangatan.
“Semoga momentum Syawal ini menjadi ruang bagi kita semua untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kuat. Dalam hal ini, peran ulama dinilai sangat strategis sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan, penyejuk umat, serta mitra pemerintah dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, hubungan antara ulama dan umara harus terus dijaga sebagai bentuk sinergi yang saling melengkapi. Ulama menghadirkan nasihat dan tuntunan moral, sementara pemerintah berupaya menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Hubungan ulama dan umara bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan ikatan kebersamaan yang harus terus diperkuat dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berakhlak,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, arus informasi, serta dinamika sosial yang terus berubah. Kondisi tersebut menuntut seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan.
Oleh sebab itu, ia berharap kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk saling memaafkan serta memperkuat sinergi dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
“Keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi dengan ulama dan seluruh elemen masyarakat agar tujuan pembangunan dapat terwujud secara optimal,” jelasnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua MUI Kabupaten Bekasi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, dan Ketua Baznas Kabupaten Bekasi.(and/*)











