RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Taeyong, sosok center karismatik dari grup K-pop fenomenal NCT, secara resmi mengumumkan peluncuran album penuh (full-length album) pertamanya yang diberi judul “WYLD”. Berdasarkan keterangan resmi dari SM Entertainment pada Senin (27/4), album yang sangat dinantikan ini dijadwalkan rilis pada 18 Mei mendatang.
Melansir dari Korea Times, proyek ini bukan sekadar rilisan biasa. Bagi artis berusia 30 tahun tersebut, “WYLD” merupakan titik balik krusial dalam kariernya.
Album ini menandai langkah berani Taeyong untuk keluar sejenak dari konsep grupnya yang kompleks dan beralih menuju visi artistik yang lebih personal dan intim.
Di tengah industri K-pop yang biasanya mengandalkan sistem produksi terpusat, “WYLD” hadir sebagai proyek yang sangat personal.
Taeyong membuktikan kapasitasnya dengan terlibat langsung di balik layar, ia berkontribusi di seluruh 10 lagu dalam album dan berperan aktif dalam komposisi 9 lagu serta mengarahkan produksi album secara keseluruhan.
Baca Juga: Kejaksaan Tolak Surat Penangkapan Bang Si Hyuk Terkait Kasus Saham Rp3 Triliun, Alasan Kurang Bukti
Langkah ini mencerminkan tren di kalangan idola senior yang kini lebih mengejar status sebagai “all-around musician”. Fokusnya bukan lagi sekadar eksekusi performa yang sempurna di panggung, melainkan otonomi artistik dan kebebasan dalam berkarya.
Eksplorasi musik Taeyong sebenarnya sudah terlihat lewat mini-album sebelumnya, SHALALA dan TAP. Namun, ambisinya untuk merambah pasar global semakin nyata setelah kolaborasinya dengan musisi Amerika, Anderson .Paak, dalam single “Rock Solid” pada 17 April lalu.
Menurut SM Entertainment, “WYLD” akan menyatukan berbagai spektrum suara tersebut menjadi sebuah narasi yang kohesif. Album ini dijanjikan bakal membawa “suara hati yang teguh” serta “kedalaman emosional yang lebih kuat” dibandingkan karya-karya sebelumnya.
Peluncuran “WYLD” di berbagai platform streaming besar seperti Spotify, Apple Music, dan Melon, menjadi pembuktian bagi Taeyong. Ini adalah ujian praktis apakah seorang penampil yang dibesarkan dalam sistem label besar mampu membangun identitas musik yang unik dan mandiri. (mna)











