Berita Bekasi Nomor Satu

Dokter Mulai Sisir Lapak Hewan Kurban di Kota Bekasi

PERIKSA HEWAN KURBAN: Petugas memeriksa hewan sapi kurban di Kawasan Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, belum lama ini. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai menyisir lapak-lapak penjualan hewan kurban di wilayahnya. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dilakukan di 12 kecamatan oleh tim yang dibentuk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKPPP).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Bekasi, Markum, mengatakan pihaknya telah membentuk tim terpadu yang bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di lapak pedagang maupun peternak, sesuai Keputusan Wali Kota Bekasi.

“Kita sudah mulai menyisir lapak maupun peternak, terutama dari bidang kesehatan hewan untuk dapat memastikan hewan-hewan yang ada di lokasi itu dinyatakan sehat dan layak sembelih,” ungkapnya.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dijadwalkan berlangsung hingga 26 Mei mendatang. Selain melibatkan dokter hewan dari DKPPP, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Markum menegaskan, hewan yang tidak dalam kondisi sehat tidak boleh diperjualbelikan. Pedagang juga wajib memiliki surat keterangan hasil pemeriksaan kesehatan dari DKPPP.

“Kalau nanti dalam kondisi tidak sehat berarti tidak boleh diperjualbelikan, mereka harus memiliki surat keterangan telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dari DKPPPP,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban, ia menyarankan agar dipastikan hewan tersebut dalam kondisi sehat. Hal ini dapat diketahui lewat beberapa cara, yakni membeli di lapak yang telah dilakukan pemeriksaan oleh DKPPP dibuktikan dengan banner, atau melalui eartag maupun kalung yang menandakan hewan tersebut dalam kondisi sehat serta sudah divaksinasi. Sejauh ini kata Markum, belum ditemukan hewan yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Sampai saat ini ahamdulillah belum ada, sejak awal dan sebelum-sebelumnya kita sudah rutin melakukan vaksinasi PMK,” tambahnya. (sur)