RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan Korea Selatan. Seorang trainee (calon idol K-Pop) berinisial A dilaporkan menghilang dari asrama (dorm) miliknya. Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak berwajib setelah agensi yang menaunginya melayangkan laporan resmi.
Pihak agensi melaporkan hilangnya A ke Kantor Polisi Yeongdeungpo, Seoul, pada Minggu (3/5/2026). Tak hanya melaporkan kehilangan, agensi tersebut juga mengambil langkah tegas dengan meminta kepolisian mengeluarkan surat pencekalan agar A tidak bisa meninggalkan Korea Selatan.
Permintaan pencekalan ini didasari oleh tudingan serius dari pihak agensi yang menyebut bahwa A, yang merupakan warga negara Jepang, telah melakukan tindakan penipuan.
Kronologi Kepergian: Pergi Setelah Syuting MV
Mengutip laporan dari Yonhap News, A diketahui meninggalkan dorm sejak Desember 2025. Ironisnya, kepergiannya terjadi hanya sekitar dua bulan sebelum jadwal debut grupnya yang telah lama dinantikan.
Fakta mengejutkan lainnya menyebutkan bahwa A telah menyelesaikan seluruh proses syuting video klip (MV) bersama anggota grup lainnya. Kemudian A meninggalkan sebuah pesan singkat di asrama yang bertuliskan, “Hubungan atas dasar percaya itu sudah hancur.”
Akibat insiden ini, agensi terpaksa mengubah formasi dan akhirnya mendebutkan grup tersebut dengan formasi lima orang member.
Baca Juga: Gebrakan Global! ATEEZ Siap Guncang Panggung Rock in Roma 2026
Agensi mengungkapkan alasan di balik tuduhan penipuan tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran internal, A diduga kuat telah menandatangani kontrak dengan dua perusahaan sekaligus di waktu yang bersamaan.
Ketidakhadiran A secara mendadak ini diklaim membawa dampak kerugian material yang cukup besar bagi perusahaan. Agensi menyatakan telah mengalami kerugian sebesar KRW 57,4 juta (sekitar Rp 670 juta) selama kurun waktu empat bulan bergabungnya sang trainee.
Melansir dari IS Plus, pihak kepolisian Yeongdeungpo saat ini tengah melakukan pelacakan intensif untuk menemukan keberadaan A. Hingga saat ini, polisi meyakini bahwa A masih berada di wilayah Korea Selatan dan belum melakukan perjalanan keluar negeri.
Pihak agensi sendiri menyatakan akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku guna menuntut pertanggungjawaban atas kerugian dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh mantan calon bintang mereka tersebut. (mna)











