RADARBEKASI.ID, BEKASI – Polisi mengungkap dugaan penyebab mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak pedagang tahu crispy dan ayam goreng tepung di depan sebuah minimarket di Jalan Kalimantan Raya, Perumnas III, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (12/5) sekitar pukul 11.15 WIB.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi B-9007-TXZ dikemudikan Wawan Supandi (57) dengan kernet Putu Dwi Putranto (52). Kendaraan tersebut melaju dari arah selatan Jalan Nusantara menuju arah utara Tambun.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi panik setelah melihat sepeda motor melintas di depan kendaraannya.
“Pengemudi kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil, sehingga membanting setir ke kiri dan membentur dua pedagang gerobak,” kata Ojo dalam keterangannya.
Dua pedagang yang menjadi korban yakni Sanoeri (41), pedagang tahu crispy, dan Neni Anggraeni (32), pedagang ayam goreng tepung. Sanoeri mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan di RS Siloam Sentosa sebelum akhirnya meninggal dunia.
Sementara itu, Neni mengalami luka ringan. Sopir dan kernet juga mengalami luka ringan dalam insiden tersebut. Benturan keras membuat gerobak dagangan keduanya hancur di lokasi kejadian.
Saat ini, sopir dan kernet masih diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini masih diamankan di kantor laka lantas Polres Metro Bekasi Kota,” kata Ojo.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. (rez)











