Berita Bekasi Nomor Satu

Kesejahteraan Kader Posyandu Jadi Aspirasi, Anggota DPRD Kota Bekasi Bang Kamil Siap Kawal

Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Muhammad Kamil Syaikhu atau yang akrab disapa Bang Kamil.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dedikasi kader Posyandu dan Posbindu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat dinilai belum diimbangi dengan kesejahteraan yang layak. Persoalan rendahnya insentif bagi kader kesehatan menjadi aspirasi utama warga dalam Reses II Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Muhammad Kamil Syaikhu atau yang akrab disapa Bang Kamil, di RW 018, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

Dalam dialog bersama warga, mengemuka harapan agar Pemerintah Kota Bekasi memberikan perhatian lebih kepada para kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan. Selain melayani ibu hamil dan balita, kader Posyandu serta Posbindu juga aktif melakukan pemantauan kesehatan lansia, deteksi dini penyakit tidak menular, hingga edukasi pola hidup sehat.

Namun, besarnya tanggung jawab tersebut dinilai belum sebanding dengan insentif yang diterima. Warga berharap pemerintah tidak hanya mengandalkan semangat pengabdian para kader, tetapi juga memberikan dukungan yang lebih nyata melalui peningkatan kesejahteraan dan fasilitas penunjang.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bang Kamil menegaskan komitmennya untuk mengawal peningkatan alokasi anggaran bagi Posyandu dan Posbindu dalam pembahasan APBD bersama Pemerintah Kota Bekasi. Menurutnya, penguatan kader kesehatan merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Peran kader Posyandu dan Posbindu sangat strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Mereka bekerja dengan penuh keikhlasan dan menjadi ujung tombak upaya promotif serta preventif di lingkungan. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian yang lebih baik,” ujar Bang Kamil.

Ia menilai peningkatan insentif bukan sekadar bentuk penghargaan atas pengabdian para kader, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Selain kesejahteraan, dukungan sarana operasional juga dinilai penting agar pelayanan kepada warga semakin optimal.

“Pemerintah Kota Bekasi perlu memberikan perhatian lebih melalui peningkatan insentif dan dukungan anggaran yang memadai. Dengan begitu, para kader akan semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mulia melayani masyarakat,” katanya.

Bang Kamil memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga telah dihimpun dalam pokok-pokok pikiran DPRD untuk dibahas bersama pemerintah daerah. Ia berkomitmen mengawal usulan tersebut agar menjadi bagian dari kebijakan pembangunan di sektor kesehatan.

“Kami akan terus mendorong peningkatan alokasi anggaran bagi Posyandu dan Posbindu. Harapannya, para kader dapat bekerja lebih optimal sehingga kualitas pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan terus meningkat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.(adv/*)