RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dana bantuan Rp100 juta untuk setiap RW di Kota Bekasi diusulkan lebih diarahkan untuk memperkuat keamanan dan kebersihan lingkungan. Pemanfaatan dana dinilai perlu menyesuaikan persoalan yang dihadapi masing-masing wilayah.
Anggota Dewan Dapil Kota Bekasi 5 yang meliputi Bekasi Barat dan Pondok Gede, Fendaby Surya Putra, menyoroti kondisi keamanan Kota Bekasi yang dinilai masih rawan. Tawuran dan aksi begal menjadi persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian bersama.
“Kita lihat keamanan kota Bekasi lagi kurang bagus. Banyak tawuran, banyak begal. Ini harus jadi concern dan fokus kita bersama. Peran masyarakat untuk membantu keamanan harus kita tingkatkan, ini bisa didorong lewat dana-dana RW. Terutama di daerah-daerah yang rawan,” tegasnya, dikutip dari laman Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi.
Menurut Fendaby, keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dapat diperkuat melalui pemanfaatan dana RW. Terutama bagi wilayah yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
Selain keamanan, ia menyoroti program bank sampah yang sempat digaungkan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan program seharusnya tidak hanya dilihat dari pelaksanaan kegiatan atau kelengkapan administrasi, tetapi dari dampaknya terhadap kebersihan lingkungan.
“Yang penting lingkungannya itu bersih. Mungkin bukan mesti harus bank sampah. Yang kita inginkan dari program ini tuh impact-nya itu apa. Kita pengen lihat impact yang bisa dirasakan. Ini yang harus dijawab oleh pemerintah dan juga RW,” pungkasnya.
Fendaby menilai program bantuan RW yang kini memasuki periode kedua tetap membutuhkan evaluasi. Penyempurnaan mekanisme diperlukan agar penggunaan dana benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. (adv)











