RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi terus mengawal percepatan penyelesaian pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area Stasiun Bekasi. Pembangunan tersebut ditargetkan rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat pada akhir September mendatang.
Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengungkapkan penuntasan fisik JPO masih membutuhkan penyesuaian teknis dengan pihak pengembang. Meski begitu, pengawasan terus dilakukan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.
“Karena ini bukan pakai APBD melainkan dana hibah, kami tentu harus menyesuaikan dengan skema pengerjaan mitra. Tapi tetap kita push terus agar penyelesaiannya bisa lebih cepat, mengingat masyarakat sudah sangat menantikan operasional JPO ini,” ujar Idi saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).
Idi menjelaskan, keberadaan JPO Stasiun Bekasi sangat krusial untuk mengurai potensi kemacetan akibat kepadatan lalu lintas penyeberang jalan di kawasan tersebut. Selain itu, JPO juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan para pengguna jalan, khususnya pejalan kaki.
Menurutnya, pihak pelaksana juga telah memetakan target penyelesaian akhir. Jika seluruh tahapan sisa pengerjaan berjalan sesuai rencana, JPO Stasiun Bekasi siap beroperasi penuh pada akhir September mendatang.
“Target schedule dari pelaksana akhir September ini rampung. Kami optimistis akses penyeberangan ini bisa langsung difungsikan setelah seluruh prosesnya selesai,” pungkasnya.
Lebih lanjut, pembangunan JPO tersebut sebelumnya ditargetkan selesai pada Juni 2026 dengan konsep desain yang dilengkapi fasilitas lift.
Namun, target tersebut molor dari jadwal awal akibat sejumlah kendala selama proses pengerjaan. Beberapa faktor yang memengaruhi keterlambatan di antaranya kenaikan nilai tukar dolar dan persoalan teknis di lapangan. (zak)











