RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Chen, Baekhyun, dan Xiumin yang tergabung dalam subunit EXO-CBX kembali menghadapi persoalan hukum terkait kontrak dengan agensi mereka, INB100. Ketiganya diketahui telah mengajukan permohonan perintah pengadilan untuk menangguhkan kontrak eksklusif dengan agensi tersebut.
Permohonan hukum itu diajukan ketika perselisihan antara CBX dan INB100 masih berlangsung. Sengketa tersebut berkaitan dengan keinginan ketiga anggota EXO untuk mengakhiri kontrak mereka dengan agensi yang sebelumnya didirikan oleh Baekhyun.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari Kbizoom pada Selasa (8/9), Pengadilan Distrik Pusat Seoul dijadwalkan menggelar sidang untuk membahas permohonan penangguhan kontrak tersebut pada 8 September.
Persoalan ini disebut telah berlangsung sejak April. Pada saat itu, Chen, Baekhyun, dan Xiumin dikabarkan menyampaikan keinginan untuk mengakhiri kerja sama dengan INB100 setelah menilai terdapat sejumlah persoalan dalam pelaksanaan kontrak.
Salah satu hal yang menjadi keberatan CBX berkaitan dengan persoalan penyelesaian pembayaran yang disebut belum mereka terima. Ketiga anggota tersebut kemudian menilai adanya dugaan pelanggaran terhadap kesepakatan kontrak yang menjadi dasar bagi mereka untuk meminta pengakhiran hubungan dengan agensi.
Namun, keinginan tersebut disebut tidak mendapatkan persetujuan dari pihak perusahaan. Setelah upaya mengakhiri kontrak tidak menemui titik temu, CBX akhirnya membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dengan mengajukan permohonan perintah pengadilan.
INB100 sendiri saat ini berada di bawah naungan One Hundred Label, perusahaan yang dipimpin oleh CEO Cha Ga Won.
Sengketa CBX dengan SM Entertainment
Persoalan terbaru antara CBX dan INB100 bukan merupakan konflik kontrak pertama yang pernah dihadapi ketiga anggota EXO tersebut.
Sebelumnya, Chen, Baekhyun, dan Xiumin juga terlibat dalam perselisihan kontrak dengan SM Entertainment pada 2023. Konflik tersebut kemudian berujung pada tercapainya kesepakatan yang memungkinkan ketiganya menjalankan aktivitas individu melalui INB100.
Dalam kesepakatan tersebut, CBX disebut memiliki kewajiban untuk memberikan 10 persen dari pendapatan aktivitas individu mereka kepada SM Entertainment.
Namun, setelah kesepakatan tersebut berjalan, persoalan kembali muncul. Kali ini, perselisihan berkaitan dengan sejumlah ketentuan finansial yang kemudian kembali memperumit hubungan antara kedua pihak.
Situasi tersebut membuat perjalanan karier individu Chen, Baekhyun, dan Xiumin di luar aktivitas grup EXO kembali menjadi perhatian publik.
CEO One Hundred Label Hadapi Dugaan Penipuan
Di tengah sengketa kontrak yang melibatkan CBX dan INB100, One Hundred Label juga tengah menghadapi persoalan hukum lain.
CEO One Hundred Label, Cha Ga Won, disebut menghadapi tuduhan terkait dugaan penipuan dengan nilai lebih dari 30 miliar won Korea Selatan, atau jika dikonversikan mencapai sekitar Rp350 miliar.
Cha Ga Won dijadwalkan menjalani persidangan terkait kasus tersebut pada Oktober mendatang.
Rangkaian persoalan hukum yang melibatkan pihak-pihak terkait membuat situasi antara CBX dan agensi mereka kembali menjadi sorotan. Untuk saat ini, proses hukum mengenai permohonan penangguhan kontrak akan menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan kelanjutan hubungan kerja Chen, Baekhyun, dan Xiumin dengan INB100. (mna)











