Berita Bekasi Nomor Satu

Gebrak Pasar, Belanja ASN Pemkot Bekasi di Pasar Baru Capai Rp129,9 Juta

GEBRAK PASAR: Sejumlah ASN Pemkot Bekasi tengah berbelanja di Pasar Baru. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Program Gebrak Pasar (Gerakan Belanja Rame-Rame ke Pasar Rakyat) mulai memberikan dampak ekonomi bagi pedagang pasar rakyat. Pada pelaksanaan perdana di Pasar Baru Bekasi, Jumat (2/10/2026), belanja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi tercatat mencapai Rp129,9 juta.

Transaksi tersebut menjadi hasil awal gerakan yang digagas Pemkot Bekasi untuk menghidupkan kembali pasar rakyat sekaligus mendorong perputaran uang yang langsung dirasakan pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan Gebrak Pasar tidak boleh berhenti sebagai kegiatan sesaat. Pemerintah ingin mendorong perubahan kebiasaan masyarakat, termasuk ASN, agar kembali menjadikan pasar rakyat sebagai tempat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kita ingin membangun kebiasaan-kebiasaan baru agar belanja kebutuhan sehari-hari juga dilakukan di pasar rakyat,” kata Tri.

Menurutnya, keterlibatan ASN dan masyarakat dalam berbelanja di pasar akan membuat uang berputar langsung di tingkat pedagang. Dampaknya diharapkan tidak hanya dirasakan saat pelaksanaan program, tetapi terus berlanjut setelahnya.

“Ketika masyarakat dan ASN hadir berbelanja di pasar, maka uang yang berputar akan langsung dirasakan oleh para pedagang dan pelaku UMKM,” ujarnya.

Tri memastikan Gebrak Pasar akan dilanjutkan di sejumlah pasar rakyat lainnya di Kota Bekasi. Pemkot menargetkan gerakan tersebut dapat memperluas dampak ekonomi bagi pedagang kecil.

“Ini bukan hanya soal transaksi hari ini, tetapi bagaimana kita menciptakan pergerakan ekonomi yang terus berjalan. Pasar harus kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat,” tandasnya. (sur)