Berita Bekasi Nomor Satu

MBG Sistem Prasmanan Diuji Coba di SMK Yatindo Mustikajaya

PRASMANAN : Sejumlah siswa mengambil menu MBG dengan sistem prasmanan di SMK Yatindo, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sistem prasmanan mulai diuji coba di SMK Yatindo, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Melalui sistem ini, siswa mengambil makanan sendiri dan diperbolehkan menambah porsi selama persediaan masih tersedia.

Uji coba yang dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mustikajaya 4 tersebut merupakan penugasan Badan Gizi Nasional (BGN). Sistem prasmanan diharapkan membuat makanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.

Koordinator Kecamatan SPPG Mustikajaya, Afwan Setiawan, mengatakan SMK Yatindo menjadi dapur percontohan penerapan MBG prasmanan di Kota Bekasi. Pihaknya juga menekankan pentingnya menjaga keamanan pangan selama proses penyajian.

“Melalui sistem prasmanan ini kita harapkan tidak adanya insiden ataupun hal tidak diinginkan dalam program MBG. Jadi target utama kita dalam zero insiden yang disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Afwan saat memantau pelaksanaan program, Senin (12/10).

Petugas SPPG mengenakan sarung tangan, celemek, masker, dan penutup rambut saat menyiapkan hidangan. Makanan ditata dalam wadah terpisah, kemudian siswa dipanggil bergiliran untuk menjaga ketertiban pembagian.

Respons siswa beragam. Bunga menilai sistem prasmanan membuat makanan terasa lebih segar dan hangat dibandingkan paket ompreng.

“Lebih enak aja, disesuaikan dan bebas, lebih fresh dan hangat,” katanya.

Sebaliknya, Nafiza menyoroti antrean yang berpotensi menyita waktu istirahat, terutama bagi siswa yang harus menunaikan salat.

“Lebih ribet, karena kita harus salat dulu, terus pada keluar, atau waktu terbuang,” ujarnya.

Sementara itu, Fathan menyambut positif kesempatan menambah porsi. Menu yang disajikan meliputi nasi hijau, nugget ayam, tahu, sayur, dan pisang. (rez)