RADARBEKASI.ID, BEKASI – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan kesetaraan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Hal tersebut disampaikannya usai menerima penghargaan sebagai Tokoh Inovasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat pada ajang Metropolitan Awards 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Harris Cibinong City Mall (CCM), Kabupaten Bogor pada Jumat, 16 Oktober 2026 malam.
Dalam sambutannya, ia menyoroti ketimpangan akses fasilitas kesehatan yang selama ini kerap dialami masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurutnya, jika kelompok masyarakat kaya dapat dengan mudah memiliki dokter pribadi maupun dokter keluarga, maka warga tidak mampu pun berhak mendapatkan perhatian dan fasilitas serupa dari negara.
“Ketika masyarakat yang kaya, yang mampu mempunyai dokter pribadi dan dokter keluarga, kami Jember sedang berikhtiar untuk mewujudkan bahwa warga yang tidak mampu wajib juga punya dokter keluarga dan dokter pribadi,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa terobosan program pelayanan kesehatan tersebut merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Pancasila. Ia juga menyebutkan bahwa kepedulian sosial itu tidak lepas dari pembentukan karakter serta doktrin pimpinannya.
“Ini adalah wujud dari apa yang menjadi nilai-nilai Pancasila yang sudah 15 tahun yang lalu Presiden Prabowo tanamkan kepada kami sebagai kader-kader beliau,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, ia turut mengenang proses perjalanan kepemimpinan dan penggemblengan dirinya yang banyak dihabiskan di wilayah Kabupaten Bogor.
“Mungkin saya tidak punya rumah di Bogor, tapi saya berproses di Bogor di Bukit Hambalang,” katanya. (Fik/Metropolitan)











