Politik

Dualisme Ganggu Proses Politik Hanura

Radarbekasi.id – Pasca-Oesman Sapta Odang (OSO) didaulat menjadi ketua umum (ketum) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), sejumlah persoalan menghambat proses kaderisasi partai di tingkat DPC.

Ketua DPC Hanura Kota Bekasi, Syaherallaayali tidak menampikan dualisme yang sebelumnya menerjang partai berimbas pada kaderisasi.

”Imbas dari polemik yang terjadi, memang sangat berpengaruh pada DPC Hanura. Di Hanura, ada Pemuda Hanura dan ada Gema Pemuda Hanura, karena konflik menjelang pemilu, konsolidasi tidak berjalan baik. Jadi kepengurusan pemuda termasuk gema pemuda hanura mayoritas ke pak Wiranto,” katanya kepada Radar Bekasi, Rabu (5/2).

Untuk DPC Hanura Kota Bekasi, kata dia, secara penuh mendukung hasil Munas yang memutuskan OSO sebagai ketua umum. Meskipun, pasca-memberikan dukungan ada banyak kader partai yang hijrah. ”Itu salah satu pengaruhnya, sekarang kader partai kita dikabarkan pindah ke partai lain,” katanya.

Dari dinamika tersebut, Syaherallaayali sendiri berinisiatif kedepannya akan lebih selektif dalam melakukan pengkaderan dilakukan pasca-Musda Jawa Barat.

”Sejauh ini, belum bisa dipastikan kapan perhelatan musda tersebut. Kita belum ada informasi. Yang jelas akan banyak perombakan, kita akan lakukan perombakan total yang bertahan paling 50 persen. Itu pun yang sejalan dengan kita. Kita juga akan merekrut kader yang sejalan dengan sikap politik pada OSO,” bebernya.

Artinya, kata dia, dalam proses pengkaderan anggota baru, DPC Hanura sudah memiliki klasifikasi. Berdasarkan persoalan politik yang dialami, bisa diambil kesimpulan bahwa target kader memiliki sikap politik yang sama dalam membesarkan partai.

”Jadi memang sudah menjadi pembahasan kita. Ini juga, berkaitan dengan pemenangan Pilkada 2024 yang sudah kita bahas, dan akan dilanjutkan lagi di musda nanti,” terangnya.

Saat ditanyakan mengenai raihan Pilkada Kota Bekasi 2019, Syaherallaayali menyebutkan, bahwa DPC hanura gagal meraih target empat kursi. ”Ini pun imbas dari dualisme. Target di DPRD Kota Bekasi lepas semua. Di pilkada nanti kita akan all out,” tukasnya. (dan)

Related Articles

Back to top button