Metropolis

ACT Sterilisasi Fasilitas Publik

SEMPROT DISINFEKTAN: Salah satu anggota ACT melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Al-Barkah sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19.AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Belum meredanya kasus Covid-19 di sejumlah wilayah tanah air hingga Kota Bekasi, Jawa Barat saat ini, membuat sejumlah pihak terpanggil untuk sama-sama meneka pandemic global ini.

Sterilisasi fasilitas publik hingga sarana ibadah terus dilakukan. Upaya itu juga dilakukan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Bekasi.  Sterilisasi menggunakan disinfektan, penyemprotan ke sejumlah fasilitas umum seperti tempat ibadah dan sekolah. Salah satunya adalah Masjid Al-Barkah yang terletak di Jalan Veteran, Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi.

“Kegiatan ini kami laksanakan atas dasar kepedulian kepada jamaah dan masyarakat karena Masjid Al Barkah akan kembali melaksanakan shalat jamaah besok (hari ini). Program sterilisasi masjid ini juga sebagai bentuk aksi nyata ACT membantu masyarakat agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” ujar Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana, Kamis (2/4).

Aksi nyata penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh ACT sejak awal pandemi ini merebak di Indonesia, hingga kini ada 43 titik di Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Karawang dan puluhan titik lainnya masih akan menyusul.

“Untuk itu ACT Bekasi juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat luas karena keterlibatan masyarakat juga sangat penting  dalam mendukung aksi ini, diantaranya dengan menyumbang makanan, APD, dan cairan disinfektan,” imbuhnya.

Selain penyemprotan, ACT juga sudah memberikan bantuan lain dalam program Operasi Pangan Gratis di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi pada Jumat (27/3) lalu, di mana sebanyak 500 paket makanan siap santap dan 200 paket beras 5 kilogram dengan total berat sebanyak 1 ton diberikan kepada dokter, perawat, dan petugas rumah sakit, serta keluarga pasien terdampak Corona di Bekasi.

Aksi lain yang bersifat edukasi juga tidak ketinggalan dilakukan ACT melalui daring sebagai bentuk lain dari keseriusan ACT memutus rantai penyebaran virus dan memberikan masyarakat pemahaman yang mendalam mengenai virus Corona.

“Kemudian, edukasi yang kita lakukan itu langsung dibimbing oleh dokter-dokter tim medis ACT Corona Crisis Center, dengan mengadakan kuliah online. Mudah mudahan kegiatan kita ini dapat memutuskan rantai Covid-19 di Kota Bekasi,” tukasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button