Metropolis

Tukang Sayur Bacok Penagih Hutang

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang pria yang diketahui penagih hutang dibacok hingga ibu jari dan telunjuknya putus menggunakan senjata tajam di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi.

Kejadian itu bermula ketika pelaku AS pedagang sayur, tidak terima ketika LS menagih hutang kepadanya. Hingga tersulut emosi.

Video kejadian di wilayah Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi ini kemudian viral di media sosial. Video tersebut menampakkan gambar potongan jari dan sebilah senjata tajam yang digunakan oleh AS.

Kasi Pemerintahan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Pemtrantibum) Kelurahan Ciketing Udik, Adventus Pardosi membenarkan kejadian tersebut. Adventus menyebut ada kesalah pahaman antra keduanya. Padahal cicilan AS tinggal satu kali lagi, hanya Rp100 ribu.

“Saat pelaku itu diamankan di rumah pak RT saya ngobrol itu tinggal cicilan terakhir, tinggal 100 ribu,” terangnya.

Pria berinisial LS tersebut disebut berasal dari wilayah Indonesia Timur, diduga terjadi salah paham antara keduanya lantaran intonasi berbicara LS. Sementara pelaku mengaku sedang dalam kondisi kesulitan ekonomi, dan tinggal di wilayah Kelurahan Ciketing Udik sebagai pendatang atau mengontrak.

Pelaku awalnya meminjam uang kisaran Rp1 hingga Rp1,5 juta. Saat kejadian sudah tinggal cicilan terakhir saja. Pihaknya menyayangkan hal itu dilakukan oleh AS, sehingga menimbulka keributan dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan hukum.

Pemerintah Kelurahan setempat lantas mengumpulkan pendatang dari wilayah Indonesia Timur untuk menjelaskan duduk perkara dan berkomitmen untuk menjaga keamanan lingkungan.

“Dan kita juga tadi malam sudah membuat video untuk menjaga kondusivitas, sudah ditangani sesuai dengan prosedur hukum,” tandasnya.

Di waktu yang berbeda, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan pelaku saat ini sudah berada di markas Polres Metro Bekasi Kota, dan kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian.”Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres,” singkatnya. (sur)

Related Articles

Back to top button