Pendidikan

Nasib Santri Sekolah Tahfidz DTI di Tengah Pandemi Covid-19

Tak Bisa Pulang ke Kampung Halaman

tahfidZ
SIRAM TANAMAN: Kepala Sekolah Tahfidz DTI Kota Bekasi Ahmad Mahwan, sedang menyiram tanaman beberapa waktu lalu. Dewi Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Santri sekolah Tahfidz DTI Kota Bekasi tak bisa pulang ke kampung halaman mereka karena pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, mereka terpaksa merayakan hari raya Idul Fitri 1441 di sekolah.

Sebanyak 10 santri masih menetap di lingkungan sekolah sejak masa liburan berlangsung. Mereka tak bisa pulang ke kampung halaman karena faktor jarak.

Ya, para santri ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kepala Sekolah Tahfidz DTI Kota Bekasi Ahmad Mahwan mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan izin siswanya untuk menetap di sekolah karena tak bisa pulang ke rumah akibat pandemi.

Menurutnya, para santri yang masih menetap akan merayakan Lebaran di sekolah. “Masih ada santri yang memilih untuk merayakan hari raya Idul Fitri di sekolah, karena jarak yang terlalu jauh antara sekolah dan kampung halamannya. Jadi mereka semua memutuskan untuk stay di sini,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Senin (18/5).

Selama di sekolah para santri diawasi oleh lima pembimbing. Yayasan memberikan fasilitas kepada mereka yang berada di sekolah selama massa pembelajaran dari rumah agar tidak merasa tertekan. Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan fasilitas sarana komunikasi kepada para santri.

“Kita menyiapkan fasilitas untuk para santri yaitu menyambung komunikasi dengan orang tua dengan alat yang sudah kami sediakan,” katanya.

Ahmad mengaku, dirinya akan menghabiskan Lebaran bersama para santri. Pelaksanaan salat Ied hingga silaturahmi akan dilakukan di asrama sekolah.

“Kegiatannya nanti sama kita akan mengadakan salat Idul Fitri berjamaah, silaturahmi dan makan ketupat bersama. Pokoknya kita akan buat santri merasakan kebahagian yang sama ketika mereka merayakan Idul Fitri di kampung halamannnya,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button