Metropolis

PPUIN Kibarkan Merah Putih di Puncak Lawu

SAMPAI PUNCAK: Sepuluh anggota PPUIN beserta satu pemandu ketika tiba dan mengibarkan bendera merah putih di puncang Gunung Lawu bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke-75. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75, Perkumpulan Paricara Usada Indonesia (PPUIN) yang memiliki kantor pusat di Ruko Grand Galaxy City, Bekasi Selatan, Kota Bekasi,membentuk tim pendakian dengan beranggotakan sepuluh orang dari usia 35 hingga 55 tahun.

Tujuan mereka adalah Gunung Lawu, JawaTengah. Mereka mulai bertolak sejak 15 Agustus 2020 lalu, dan berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak Gunung Lawu tepat di Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2020.

“Tim berangkat sejak tanggal 15 Agustus, dengan misi mengibarkan bendera merah putih dan pataka PPUIN tepat di hari kemerdekaan,” jelas Erna Setiyawati, selaku Dewan Pengawas PPUIN.

Menurut Erna, dengan momentum hari kemerdekaan ini pihaknya ingin lahir sosok yang punya jiwa juang tinggi, pantang menyerah, dan suka menolong, serta cinta tanah air.

“Kegiatan kita ini merupakan bagian untuk membentuk karakter anggota PPUIN, supaya punya jiwa juang tinggi, pantang menyerah dan cinta tanah air. Adapun kemarin itu, kita mulai bergerak menuju puncak dari tanggal 16 Agustus 2020, mulai jam 06.00. Dan Alhamdulillah, kita pun sampai ke puncak keesokan harinya, pada tanggal 17 Agustus, sekitar jam 11.00,” terangnya.

“Dan kami berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dan Pataka PPUIN dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan menyanyikan mars PPUIN,” tambahnya.

Sementara, Ketua Tim Ki Yus menegaskan bahwa berkibarnya bendera merah putih serta Pataka PPUIN menjadi pelecut semangat anggota mengemban visi-misi organisasi.

”Dengan berkibarnya bendera kebangsaan Merah Putih serta Pataka PPUIN ini merupakan penyemangat perjuangan dalam mengemban amanah visi – misi organisasi untuk bersatu, bersama, melayani masyarakat dalam bentuk melestarikan budaya leluhur di bidang pengobatan tradisional Indonesia,”tandas Ki Yus yang merupakan Ketua Tim. (mhf/pms)

Related Articles

Back to top button