Politik

Amien Rais Dinilai Konsisten

ADI-SUSILA
MEMEGANG NILAI DEMOKRASI : Pengamat Politik dari Unisma Bekasi, Adi Susila. Adi menilai bahwa langkah Amien Rais mendirikan partai sebagai bentuk sikap konsisten memegang nilai-nilai demokrasi. DOK/RADARBEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Langkah Mantan Ketua MPR Amien Rais mendeklarasikan partai baru, Partai Ummat, dinilai sebagai sikap konsistennya dalam menjaga nilai-nilai demokrasi yang selama ini dia pegang.

Pengamat Politik dari Unisma Bekasi, Adi Susila mengatakan, Amien Rais konsisten dengan nilai-nilai demokrasi yang dia pegang.

“Ya menjaga nilai-nilai demokrasi, harus menjaga check and balance, harus saling mengingatkan, jangan semua partai berada di pemerintahan, harus ada partai yang memerankan fungsi oposisi,” kata Adi, Selasa (3/11).

Menurut Adi, langkah yang diambil Amien Rais memungkinkan akan memberikan pengaruh pada situasi politik di internal Partai Amanat Nasional (PAN). Seperti yang terjadi di partai baru lain yang lahir dari rahim dari partai sebelumnya dengan munculnya fenomena perpindahan kader partai.

“Nanti akan kelihatan mana partai yang sungguh-sungguh konsisten dengan nilai-nilai yang mendasari kelahirannya (demikian pula kadernya),” ujar Adi.

Sebelumya, Amien Rais mendeklarasikan partai barunya dengan nama Partai Ummat. Dia menyampaikan mukadimmah atau pendahuluan tentang partai barunya yang bernama Partai Ummat. Dia menyatakan bahwa partai tersebut berlandaskan kitab suci Islam Alquran.

Amien menyampaikan bahwa Partai Ummat bertekad akan bekerja bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan. Termasuk berjuang memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semua aturan demokrasi universal.

Hal ini pun ditanggapi oleh elite Partai Amanat Nasional (PAN). Wakil ‎Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi‎ mengatakan, dengan deklarasi Partai Ummat tersebut maka Amien Rais secara resmi telah keluar dan meninggalkan partai berlambang matahari ini.

“Hal ini berarti secara resmi dan legal konstitusional Pak Amien Rais telah keluar dan meninggalkan PAN,” ujar Viva Yoga kepada wartawan, Senin (1/10).

Viva mengatakan, memang Amien Rais merupakan salah satu pendiri partai berlambang matahari tersebut. Amien juga pernah menjadi Ketua Umum PAN periode 2000-2005. “Oleh karena itu, Pak Amien Rais sudah tidak identik lagi dengan PAN,” katanya.

Viva Yoga juga menegaskan, secara ideologi politik, PAN dan Partai Ummat berbeda. PAN berideologi nasionalis-religius. Sedangkan Partai Ummat itu partai Islam. “Perbedaan ideologi politik tentu akan membawa konsekuensi berbeda dalam basis sosial di masyarakat,” ungkapnya.
Meski begitu, Viva Yoga mengucapkan selamat datang kepada Partai Ummat di gelanggang politik.

Viva Yoga menambahkan, PAN tidak ada program khusus berkaitan dengan berdirinya Partai Ummat.
Dia menjelaskan, saat ini PAN tetap fokus untuk menyelesaikan konsolidasi organisasi sampai ke tingkat desa. Di antaranya melalui kegiatan permusyawaratan, membuat program kemanusian untuk membantu pemerintah memberantas pandemi Covid 19. (neo/jawapos.com)

Back to top button