Covid-19

Perkuat Ketahanan Pangan Saat Pandemi

Alexander Zulkarnain
Alexander Zulkarnain

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pada masa pandemi Covid-19 ini, Pemerintah Kota Bekasi berupaya membangun ketahanan pangan dari tingkat terbawah. Pasalnya, kebutuhan pangan menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat.

 “Oleh karena itu, penting menjaga ketahanan pangan masyarakat dimulai dari ketahanan pangan keluarga agar mereka bisa mengakses dan memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi,  Alexander Zulkarnain.

Ketahanan pangan, lanjutnya, dilakukan dengan budaya gotong royong dimasyarakat. Warga yang mampu akan membantu warga lainnya yang kurang mampu. ”Mereka yang mampu menyumbangkan sembako untuk disimpan dan saat ada yang membutuhkan bisa dikeluarkan, jadi itu semacam lumbung pangan,” imbuhnya.

Tidak hanya lumbung pangan, pihaknya mendorong agar masyarakat juga memiliki lumbung hidup dengan memanfaatkan lahan sempit untuk menanam.”Kita mendorong masyarakat untuk bertani, dengan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam. Tidak harus menggunakan tanah luas, tapi bisa dengan media apapun salah satunya hidroponik. Gerakan menanam ini diharapkan menjadikan masyarakat yang produktif, paling tidak bisa memenuhi pangan yang dibutuhkannya,” paparnya.

Menurutnya, setiap Kota atau Kabupaten wajib mempunyai ketahanan pangan yang kuat, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini. Keberadan lumbung pangan, lanjutnya, sangat dibutuhkan.

“Akses pangan masyarakat harus kuat, ketersediaan harus tersedia dan kalau bisa lebih besar ketersediaan daripada kebutuhan, begitun pemanfaatan pangannya,” tuturnya.

 Sementara itu, warga RT 03 RW 12 Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede yang tergabung dalam Kelompok Pokdakan Kemang melakukan budi daya ikan dengan memanfaatkan lahan kosong. Aktivitas ini, selain memanfaatkan lahan kosong juga sebagai salah satu upaya meningkatkan produktivitas warga saat masa pandemi Covid-19.

“Pertamanya kami beternak beberapa ikan namun baru kemarin kami mendapatkan benih ikan lele sangkuriang ini bantuan indukan lele dari Sukabumi serta bantuan pakan ternak sebanyak 15 kg dari Bogor,” kata Ketua RT 03, Nurali. (adv/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 5 =

Back to top button