Politik

Rencana Pemekaran Harus Diikuti Peningkatan SDM

Pemekaran
WACANA PEMEKARAN : Pengendara melintasi Tugu Golok di Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (31/7). Tugu Golok yang menjadi lambang Kabupaten Bekasi itu sebagai tanda area perbatasan antara desa lainnya.ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – DPD Partai Perindo Kabupaten Bekasi menyarankan agar rencana pemekaran wilayah Bekasi Utara dibarengi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di wilayah tersebut. Hal itu perlu dilakukan agar warga setempat yang mengisi posisi strategis saat dilakukan pemekaran.

“Menurut saya yang paling vital SDM, jangan sampai ketika pemekaran, justru yang menduduki posisi strategis bukan orang utara, tapi dari luar,” ujar Ketua DPD Perindo Kabupaten Bekasi, Budiono, kepada Radar Bekasi, Senin (16/11).

Pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil IV ini menuturkan, peningkatan SDM harus dilakukan dengan optimal. Kemudian, dilanjutkan dengan peningkatan pada aspek infrastruktur, sarana dan prasarana.

“Di samping itu juga harus dicermati kita, pemekaran utara ini mampu tidak PAD (Pendapatan Asli Daerah) maupun sarana dan prasarananya, sudah bisa belum menopang daerah itu sendiri. Karena mayoritas masih pertanian, walaupun ada kilang minyak, tapi itu punya pusat,” jelasnya.

Dia sangat mendukung rencana pemekaran wilayah Bekasi Utara. Namun, Budiono mengingatkan, terdapat untung dan rugi yang diperoleh jika dilakukan pemekaran wilayah. Salah satu keuntungannya yakni membuat pembangunan di wilayah utara bisa cepat dilakukan.

“Paling tidak, dari sisi pembangunan bisa menyusul wilayah selatan. Kerugiannya, harus dicermati juga, ketika mekar, untuk menopang PAD utara itu apa income-nya,” tuturnya.(pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 5 =

Back to top button