Dokter dan Perawat Berguguran Melawan Covid-19, Ini Kata Wali Kota Bekasi

Tangkapan layar penghormatan terakhir para pegawai RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi melepas jenazah Siti Muniroh, kepala perawat Ruang Anggrek RSUD yang terpapar Covid-19.
Tangkapan layar penghormatan terakhir para pegawai RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi melepas jenazah Siti Muniroh, kepala perawat Ruang Anggrek RSUD yang diduga terpapar Covid-19.

RADARBEKASI.ID, BEKASI- Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi belasungkawa atas wafatnya dua tenaga kesehatan yang gugur berperang melawan Covid-19 di Kota Bekasi. Ucapan duka cita atas perjuangan keduanya disampaikan orang nomor satu di Kota Bekasi itu di akun instagramnya @Bangpepen03.

“Innalilahi wa Innailaihi Rojiun…Hari ini mendapatkan kabar duka¬† atas kepergian dari pejuang kesehatan, dalam bertugas berjuang melawan Covid dan membantu menangani pasien Covid di Kota Bekasi,” tulis akun Instagram Wali Kota Bekasi, Bangpepen03.


Dua tenaga kesehatan yang gugur melawan Covid-19 itu, Hj Siti Muniroh S Kep, perawat di RSUD Chasbullah Abdul Madjid, sekaligus Kepala Ruangan Anggrek. Dan dr Ria Fhitri Widhiarti, Kepala Puskesmas Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang

“Ya Allah lapangkanlah kuburnya dan selama menjalani tugas terbaiknya menjadi jalan menuju surgaMu Ya Allah….Aamiin,” ucapnya menutup tulisan yang telah dikomentari oleh 13 pengikutnya di saat berita ditulis.


Adapun dari 13 komentar pengikut akun milik pimpinan nomor satu di daerah berjuluk Kota Patriot ini, ikut juga menyampaikan rasa duka cita bagi dua tenaga kesehatan (nakes) tersebut, seperti akun @ nengkrist. Dia menulis, Innalilahi wa Innailaihi rojiun.. semoga alam ibadah Almh Hj Siti Muniroh S Kep dan dr. Fhitri Widhiarti ditrima Allah SWT, Aamiin ya robbal’allamin,” tulisnya.

Kemudian, akun Instagram milik @Kusnantosaidi yang tidak lain itu adalah Direktur Utama (Dirut) RSUD Chasbullah Abdul Madjid menulis ucapan duka cita juga kepada dua pejuang kesehatan tersebut.

“Innalilahiwainnaillahirojiun…semoga pejuang Covid.. Khusnul khotimah..Alfatihah…Aaminn,” tulisnya.

Kini, terkait penyebab gugurnya dua nakes ini hingga berita ditulis belum dapat diketahui pasti. Diduga, lantaran keduanya bertugas membantu menangani pasien Covid-19, kemungkinan keduanya meninggal akibat terpapar Covid-19. (mhf)