Cikarang

Tanggul Jebol, 19.433 Hektar Sawah Terendam Banjir

TERENDAM BANJIR: Sejumlah area persawahan terendam banjir, dan menyebabkan gagal panen, di Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/2). AND/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Curah hujan yang turun beberapa hari belakangan dan jebolnya tanggul Sungai Citarum, menyebabkan 19. 433 hektar sawah di Kabupaten Bekasi, terendam banjir.

Namun untuk menghindari kerugian yang lebih besar, para petani mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, untuk diberikan bantuan bibit padi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Eem Lesmanasari mengakui, pihaknya akan membantu pengadaan bibit untuk membantu para petani yang sawahnya terdampak banjir.

“Kami akan bantu pengadaan bibit sebanyak 11.000 ton untuk petani yang sawahnya terendam banjir melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi,” kata Eem, Rabu (24/2).

Sedangkan kekurangan bibit sekitar 8.000 ton, tambah Eem, pihaknya akan mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Bara ataupun Pemerintah Pusat.

“Karena banjir ini merata, pertanian terganggu, jadi otomatis petani akan dibantu pengadaan bibit,” ujarnya.

Dikatakan Eem, tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, telah meninjau secara langsung area persawahan yang terdampak banjir, dan cukup parah berada di Kecamatan Pebayuran.

“Dari pemantauan kami, padi yang terdampak banjir kebanyakan masih baru ditanam antara 30 – 60 hari,” tutur Eem.

Ia menjelaskan, pihaknya telah memiliki data luasan sawah yang terdampak banjir. Pemberian bibit akan dilakukan setelah adanya penanganan tanggul jebol Sungai Citarum tersebut.

“Nanti kami lihat situasinya, kapan mulai dilakukan pembibitan kembali. Yang jelas, kami sudah punya data dan petani sudah diinformasikan,” tandas eem. (and)

Related Articles

Back to top button