Berita UtamaPolitik

Jamil- Suryo Berebut Ketua PAN

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Calon ketua DPD  PAN Kabupaten Bekasi kini sudah mengerucut dua orang. Kedua nya yakni Jamil dan Suryo Pranoto yang merupakan anggota fraksi PAN DPRD Kabupaten Bekasi. Demikian ditegaskan ketua Panitia Pengarah Musyawarah Daerah (Musda) kelima DPD PAN Kabupaten Bekasi Aa. M Jaya.

Kepada Radar Bekasi, Pria yang akrab disapa Aa ini mengaku, sebelumnya ada tiga nama yang diusulkan DPP untuk memimpin PAN Kabupaten Bekasi. Selain Jamil dan Suryo Pranoto,yaitu ada Rahmat K Yusna. Namun, Rahmat dinilai tidak memenuhi persyaratan.

“Ada tiga kriteria untuk menjadi ketua, kalau berdasarkan kriteria yang ditentukan. Satu calon tidak memenuhi kriteria, yakni Rahmat. Karena dia (Rahmat) itu bukan legislatif, eksekutif, maupun pengusaha,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Rabu (14/4).

Kendati demikian, Aa memastikan, ketiga calon ketua yang diusulkan masih mempunyai kesempatan. Karena, semua keputusan ada di Ketua Umum (Ketum). Terlebih, dalam politik itu semua masih bisa terjadi, walaupun secara kriteria ada yang tidak memenuhi.

“Kalau dari kriteria memang tidak memenuhi. Tapi bisa saja Ketum mempunyai pandangan lain. Yang namanya politik bisa saja, selama dia (Rahmat) menjadi formatur,” jelasnya.

Dia mengatakan,  panitia pengarah atau Steering Community bertugas melakukan penjaringan bakal calon formatur. Mulai dari pendaftaran, penutupan, hingga menyampaikan berkas calon formatur ke DPP Partai. Setelah itu, kata dia, tinggal bagaimana DPP yang menentukan atau memutuskan siapa ketua terpilih.

Dari hasil pendaftaran yang telah dibuka, ada 16 calon formatur yang mendaftar, satu diantaranya perempuan. Kemudian, pada Musda tanggal 18 Februari 2021 kemarin, dari 16 yang mendaftar, enam orang diantaranya ditunjuk oleh Ketum sebagai anggota formatur. Yakni, Jamil, Roy Kamarullah, Suryo Pranoto, Faizal Rizal Ramadhan, Rahmat K Yusna, dan Fufah Asmawi.

“Kewenangan SC itu hanya sebatas menjaring bakal calon formatur, dengan segala kelengkapan admistratif, sesuai PP 1 tahun 2019, tentang Permusyawaratan,” tuturnya.

Pria yang sebelumnya sebagai Ketua Perkaderan DPD PAN Kabupaten Bekasi ini mengaku, belum dapat informasi terkait kapan keputusan ketua terpilih keluar. Hanya saja dirinya menegaskan, bahwa sampai saat ini DPD PAN Kabupaten Bekasi belum mempunyai Ketua Formatur/DPD.”Sejauh ini kami belum dapat informasi kapan keputusan itu akan keluar. Termasuk siapa yang terpilih menjadi ketua,” ungkapnya.

Menyikapi itu, Calon Ketua Formatur/DPD PAN Kabupaten Bekasi, Rahmat Y Kusna mengakui tidak bisa memenuhi kriteria yang ditentukan untuk menjadi ketua. Namun, dirinya optimis masih bisa bersaing dengan dua orang calon lainnya, karena Ketum akan memilih yang terbaik untuk memajukan PAN kedepannya.

“Saya memang bukan legislatif, eksekutif, maupun pengusaha. Tapi saya tetap optimis bisa terpilih dengan pertimbangan-pertimbangan lainnya. Karena Ketum akan memilih yang terbaik,” ucapnya.

Terpisah, Suvervisi Pembentukan Pengurus DPD PAN Kabupaten Bekasi, Daeng Muhammad menuturkan, dari tiga nama calon Ketua Formatur/DPD, sampai saat ini belum ada kesepakatan, siapa yang menjadi ketua. Maka dari itu, kata Daeng, dirinya sebagai suvervisi menyerahkan ke Ketum, agar ditentukan siapa yang akan terpilih.

“Karena tidak ada kesepakatan, maka di kembalikan ke DPP, untuk menentukan siapa yang terpilih sebagai ketua. Sekarang sudah menjadi hak diskresi DPP dan Ketum untuk menentukan itu,” ucapnya. (pra)

Related Articles

Back to top button