BekasiBerita UtamaRamadan

Perbanyak Aktivitas Sosial

BERBAGI TAKJIL: Kasubag Persidangan dan Risalah, DPRD Kota Bekasi, Lania Octorra ketika memberikan takjil kepada pengamen jalanan. AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Mantan juara Mpok Bekasi tahun 2005 Lania Octorra memiliki pandangan tersendiri bagaimana memaknai hari Kartini. Ia menilai kaum perempuan memiliki cerita perjuangannya sendiri sehingga layak disebut Kartini masa kini.

Bukan seberapa banyak seorang ibu menghabiskan waktu dengan anak-anaknya, tetapi bagi dirinya yang memiliki keterbatasan waktu dengan anak-anak yang terpenting adalah kualitas waktu yang ia lalui dengan anak – anak, pemilihan cara mendidik anak-anak, menjadi poin utama di dalam membentuk pribadi anak.

“Menurut saya setiap wanita adalah Kartini bagi perjuangan di dalam cerita hidup mereka masing – masing,” kata Lania usai membagikan Takjil, di Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Rabu (21/4).

Lanjut dia, Wanita harus selalu berkarya untuk dirinya dan keluarga, jadilah penerang, sumber cahaya dan simbol kekuatan bagi keluarga.

Terwujudnya peran wanita dalam berkesempatan memegang peranan sebagai kepemimpinan membawa dampak yang mengarah lebih baik bahwa permasalahan akan kesetaraan gender ditandai dengan tidak adanya diskriminasi antara perempuan dan laki-laki.

“Dengan demikian, antara perempuan dan laki-laki memiliki akses yang sama dalam mencapai sebuah peran kepemimpinan,” imbuhnya.

Kini dirinya mengaku, perempuan mampu memberikan suara dalam berpartisipasi dan kontrol atas pembangunan negara yang lebih baik.

“Tentu hal ini adalah sebuah kebijakan dalam memperoleh manfaat kesetaraan serta adil dari pembangunan. Kini saatnya para wanita maju dan memiliki peran penting dalam kepemimpinan,” tegasnya.

Selain itu, lebih lanjut. Momentum hari Kartini yang bertepatan dengan bulan suci ramadan dirinya memilih untuk terjun langsung ke lapangan melakukan aksi sosial kemanusiaan dengan mendistribusikan sajian makan takjil bagi masyarakat yang berbuka puasa dalam perjalanan atau sepulang kerja.

Takjil yang diberikan di lokasi, bagi para pengguna jalan, yakni ojek daring, anak jalanan dan para pengamen.

“Ini saya lakukan sebagai aksi nyata dalam bentuk kepedulian dengan sesama, dalam hidup saya sharing is caring, dan semoga dapat menginspirasi para wanita wanita lain untuk perduli dengan sekitar, karena sebaik baik nya manusia adalah yang dapat bermanfaat bagi manusia lain nya,” pungkas Lania yang bekerja di Kantor DPRD Kota Bekasi sebagai Kasubag Persidangan dan Risalah. (pay)

Related Articles

Back to top button