Bekasi

Banjir Rawalumbu, Warga Minta Saluran Pembuangan Dikeruk

Kondisi banjir di Jembatan 2 Rawalumbu, Selasa (15/6/2021) sore akibat hujan deras selama satu jam.

RADARBEKASI.ID, BEKASI-Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi, Selasa (15/6/2021) sore tadi membuat sejumlah pemukiman kembali terendam banjir.

Salah satunya di wilayah Rawalumbu. Banjir mulai merendam pemukiman warga sejak pukul 18.00 setelah hujan deras berlangsung selama satu jam.

“Biasanya bakal surut sendiri. Itu pun butuh waktu lima jam jika tidak hujan lagi. Ini karena saluran pembuangan tak bisa lagi menampung volume air,” ungkap Imron Nasution, warga Jalan Siaga N Blok 3, Rawalumbu, Kota Bekasi.

Menurut Imron, sejak saluran pembuangan dibangun perumahan, saluran pembuangan itu tak pernah dikeruk. Akibatnya terjadi pendangkalan.

“Lumpur nyaris menyentuh jembatan sehingga air tersendat. Belum lagi sampah yang dibuang ke kali mengakibatkan saluran mampat,” imbuh pensiunan jurnalis wilayah Jabar ini.

Dia berharap, Pemkot Bekasi mampu mengatasi banjir di pemukiman wilayah Rawalumbu dengan menyedot dan mengeruk lumpur di saluran pembuangan yang mengalami pendangkalan.

“Yang bisa dilakukan untuk mengatasi banjir Rawalumbu ini adalah pengerukan di saluran pembuangan di perumahan. Paling tidak pengerukan kali bisa mengurangi banjir. Sebab banjir Rawalumbu bukan akibat air kiriman dari Bogor dan Depok, tapi karena buruknya saluran pembuangan,” beber Imron.

“Pendangkalan  di saluran pembuang perumahan di sini sudah luar biasa parahnya,” tandas Imron lagi.

Kondisi banjir di Jl. Siaga N Blok 3, Rawalumbu, Kota Bekasi, Selasa malam (15/6/2021).

Hingga malam ini, belum ada tanda-tanda banjir di Rawalumbu segera surut. Warga pun terus berusaha menyelamatkan barang-barang rumah tangganya ke tempat yang lebih aman. (zar/rbs)

 

Related Articles

Back to top button