Cikarang

Cekcok Berujung Pembacokan

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dua orang pekerja pabrik, Suhendra Sutisna dan Abud, terlibat cekcok di depan tempat kerjanya, Bekasi Recycle Center yang berada di Jalan Raya Fatahillah, Kampung Ketapang, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat.

Dalam peristiwa itu, Abud membacok kepala Suhendra dengan senjata tajam (sajam) berupa celurit. Bahkan kejadian tersebut sempat viral di media sosial (medsos), mengingat aksi Abud saat membacok Suhendra terekam CCTV yang berada di lokasi kejadian.

Korban pembacokan, Suhendra mengungkapkan, kejadiannya berawal saat dirinya bersama pelaku dan satu orang temannya bernama Wahyudi, sedang menyortir sampah limbah di tempat kerjanya. Mereka bertiga menyortir dan saling bersebelahan, kemudian Wahyudi dapat kabel. Lalu tiba-tiba, Abud mengaku itu kabel miliknya, dan Suhendra membela Wahyudi, bahwa itu memang kabel miliknya.

Mendengar itu, Abud langsung pergi meninggalkan Suhendra dan Wahyudi. Kemudian, pada saat istirahat, Suhendra yang sedang memegang kabel tiba-tiba ditendang oleh Abud. Melihat tindakan pelaku, korban langsung bertanya ada apa. Akan tetapi, pelaku langsung marah kepada korban, dengan mengajak berantem, namun Suhendra tidak melayani ajakan tersebut.

“Pelaku langsung marah-marah, sembari mengajak saya berantam, tapi tidak saya layani. Kemudian, dia (pelaku) balik lagi dan mengancam akan membacok saya,” tutur Suhendra kepada Radar Bekasi, Senin (26/7).

Kemudian, saat dirinya mau pulang, tiba-tiba pelaku menghampiri bersama satu orang teman-nya menggunakan sepeda motor. Saat itu, pelaku langsung mengacungkan senjata tajam berupa celurit ke arah dirinya. Sebelum membacok, pelaku sempat mencekik lehernya. Dalam peristiwa itu, korban mengalami luka bacok di bagian kepala sebelah kiri.

“Saat saya mau pulang dan mengeluarkan motor, pelaku datang lagi sambil mengacungkan celurit dan membacok kepala saya hingga empat jahitan,. Dan kejadian ini sudah saya laporkan ke pihak kepolisian,” beber Suhendra.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, IPTU Trisno mengatakan, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. Saat mendapat laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami sudah melakukan olah TKP, dan kasus ini masih dalam penyelidikan,” ucap Trisno.

Dari hasil penyelidikan, lanjut Trisno, pelaku sudah melarikan diri, karena sudah tidak ada lagi di rumahnya. Meski demikian, pihaknya masih terus mengejar pelaku, karena identitasnya sudah diketahui. (pra)

Related Articles

Back to top button