RADARBEKASI.ID, RAWALUMBU – Sesosok jasad pria ditemukan mengambang di Kali Bekasi tepatnya di lingkungan Perumahan Kemang Pratama 2, RT 05/35, Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (8/8).
Dari kondisi jasad korban, diperkirakan telah meninggal 2 hingga 3 hari sebelum ditemukan warga. David Adi Sofyansyah, warga sekitar mengatakan, dirinya pertama kali menemukan jasad tersebut ketika melakukan pekerjaan penanggulangan bantaran kali di lokasi. Saat itu, matanya tertuju ke sebuah benda yang mengapung di aliran kali. Penasaran, dia pun menghampiri benda tersebut.
“Saat saya dekati ternyata mayat, kondisinya pun sudah bengkak. Setelah itu, saya laporin ke security untuk ditindaklanjuti ke petugas kepolisian dan aparat terkait lain” jelasnya, Minggu (8/8).
Tak lama berselang, kata dia, pihak kepolisian dan petugas BPBD Kota Bekasi datang dan langsung melakukan evakuasi jasad korban dari aliran Kali Bekasi. “Sudah tidak berbentuk mayatnya, dan tadi langsung oleh petugas dibawa dengan mobil evakuasi ke RSUD Kota Bekasi,” ungkapnya.
Dilokasi yang sama, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bekasi, Toni Kurniadi menjelaskan, pihaknya mendapat laporan penemuan mayat ini dari seorang pekerja Adhi Karya yang sedang mengerjakan tanggul aliran kali di Perumahan PML, sekitar pukul 13.00. Laporan langsung dapat direspon petugas dengan berkoordinasi dengan Polsek, serta mendatangi lokasi.
“Jadi, setelah kita sampai di lokasi langsung melakukan proses evakuasi hingga akhirnya kita dapati mayat seorang laki-laki sudah tak bisa diketahui ciri-cirinya karena kondisinya sudah membengkak, diperkirakan berusia 38 tahun,” jelas Toni di lokasi.
Namun demikian, diakui Toni, saat diangkat dari aliran air korban berpakaian lengkap, memakai celana jeans dan kaos putih. Melihat kondisi dari mayat pihaknya tidak menemukan bekas luka di tubuh korban. Untuk memastikan, mayat korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi guna dilakukan proses otopsi.
“Untuk lebih lanjut bisa konfirmasi ke pihak kepolisian, tapi sebelum itu kami sampaikan dari hasil temuan identitas di saku celananya ditemukan KTP atas nama, Kusdiyanto warga Dusun 2, RT 3/2, Desa Gujeg, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon. Dari KTP itu korban kelahiran tanggal 17 Agustus 1985,” ungkapnya.
Kini, guna penyelidikan lebih lanjut kasusnya ditangani pihak kepolisian Polsek Bekasi Timur dan Polres Metro Bekasi Kota. (mhf)











