RADARBEKASI.ID, CIKARANG UTARA – Banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan sepeninggalan mantan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja bagi masyarakat kabupaten Bekasi, rekan kerja, kerabat hingga keluarga. Ya, dia dikenal sebagai sosok visioner, pendiam dan tak pernah marah.
Di dalam keluarga, mantan ketua DPRD Kabupaten Bekasi periode 2014-2016 ini tak pernah banyak bicara. “Paling nurut sama orang tua dari masih kecil. Nggak pernah ngelawan, hingga akhir masa hidupnya,” kata orang tua almarhum, Ojoy Jarkasih kepada Radar Bekasi, belum lama ini.
Menurutnya, almarhum Eka jika berbicara hanya seperlunya. Jika dinasehati dia tidak pernah melawan. ”Dia itu sangat dekat dengan ibunya. Sampai dia buat karangan lagu yang judulnya ibu. Makanya saya sangat kehilangan,” ucapnya.
Adik kandung almarhum Eka, Asep Surya Atmaja mengungkapkan, almarhum merupakan sosok kakak yang tidak pernah marah. Bahkan, selalu berbicara kepada dirinya, kalau menjadi pemimpin itu tidak boleh menjudge orang. Kemudian, pemimpin itu harus siap dikritik.
“Dia selalu berbicara dengan saya, kita kalau jadi pemimpin itu tidak boleh menjudge orang, pemimpin itu harus siap dikritik. Kita tetap berbuat baik saja. Toh nanti pun masyarakat akan menilai pada akhirnya. Pa Eka itu, nggak pernah marah,” ucapnya.
Terpisah, Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan, Novi Yasin menuturkan, almarhum orang yang baik, bisa mengayomi ke semua bawahannya. Kemudian, untuk di partai almarhum orang yang mempunyai prinsip.
“Beliau orangnya baik, bisa mengayomi semua stakeholder, yang saya rasakan. Untuk di partai orang yang mempunyai prinsip,” ucap perempuan yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi ini.
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah mengatakan, almarhum ini sosok yang bersahaja. Terlepas dari kekurangan dan kelebihannya, almarhum telah mengupayakan pemikiran, tenaga, maupun waktunya untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Bekasi. Tentunya, seluruh anggota DPRD kehilangan sosok almarhum.
“Kami dari jajaran DPRD merasa kehilangan. Beliau sosok yang bersahaja,” ucapnya Politisi Partai Gerindra ini.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir mengungkapkan, almarhum merupakan sosok visioner, selalu melihat kedepan untuk Kabupaten Bekasi, misinya untuk menginovasi para Aparatur Sipil Negara (ASN), dan memberikan semangat.
“Bupati visioner, dia melihat kedepan untuk Kabupaten Bekasi, misinya untuk menginovasi kita selaku ASN, memberi semangat. Contoh, dalam pelaksanaan bagaimana Kabupaten Bekasi kedepan lebih baik lagi, visioner lagi,” ungkapnya.
Senada, Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Juhandi menilai, almarhum ini mempunyai ide-ide yang sangat cemerlang untuk kemajuan Kabupaten Bekasi. “Beliau ide-idenya cemerlang untuk Kabupaten Bekasi, dengan istilah-istilah logat Bekasinya, dia sangat memunculkan kedaerahan” tuturnya. (pra)
BIODATA
Nama : H. Eka Supria Atmaja, S.H.
Lahir : Bekasi, 9 Februari 1973
Wafat : Tangerang, 11 Juli 2021
Istri : Holilah
Anak : Nikita Orizza, Jelena Jatuzzalwa, dan Reziy Ahmad Syaikhu.
PENDIDIKAN
SDN Simpangan 01 (1980–1986)
SMPN 2 Cikarang (1986–1989)
SMA Negeri 1 Cikarang Utara (1989–1992)
S-1 Fakultas Hukum Universitas Borobudur (1992–1996)
KARIR
Kepala Desa Waluya : 2001 s/d 2012
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi : 2014 s/d 2016
Wakil Bupati Bekasi : 2017 s/d 2018
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi : 2018 s/d 2019
Bupati Bekasi : 2019 s/d 2021
PENGHARGAAN
Agustus 2020 : Penghargaan Implementasi Praktik Baik Keuangan Desa dari KPK
Agustus 2020 : Lencana Dharm Bakti dari Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil
November 2020 : Penghargaan Dwija Praja Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI)
November 2020 : Bupati Terpopuler di Media Digital di ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI)











