Pendidikan

Program Bantuan Mahasiswa Sediakan Kuota 1.774 Orang

ILUSTRASI: Mahasiswa Ubhara Jaya antre tes kesehatan di kampusnya. Program bantuan mahasiswa dari Pemerintah Kota Bekasi menyediakan kuota sebanyak 1.774 orang. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Program bantuan mahasiswa dari Pemerintah Kota Bekasi menyediakan kuota sebanyak 1.774 orang. Bantuan ini akan disalurkan mulai bulan depan.

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IV Makmur Heri Santoso mengatakan, syarat dan teknis program bantuan bagi mahasiswa pada tahun ini tak jauh berbeda dari sebelumnya.

“Untuk teknis pengajuannya tidak jauh berbeda, sama seperti tahun lalu,” ujar Heri kepada Radar Bekasi, Senin (13/9).

Perguruan tinggi dapat mengajukan data mahasiswa ber-KTP Kota Bekasi yang masih aktif dan belum pernah menerima bantuan apapun sebagai calon penerima bantuan program ini ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat selaku penyalur bantuan pada tahun ini.

Berdasarkan data APTISI Wilayah IV, jumlah mahasiswa penerima bantuan pada tahun lalu sebanyak 1.309 orang. Adapun tahun ini, kuota penerima bantuan sebanyak 1.774 orang.

“Kuota yang diberikan sebanyak 1.774 mahasiswa, proses seleksi dan verifikasinya juga sama. Kali ini bersama dengan Kemensos,” tuturnya.

Pemerintah Kota Bekasi menganggarkan bantuan program ini sebesar Rp4 miliar. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp2,3 juta untuk biaya kuliah.

“Untuk bantuan yang diberikan dibagi dengan jumlah kuota mahasiswa yang ada, tetapi untuk pembagian bantuan belum ditandatangani saat ini oleh pak wali,” katanya.

Bantuan ini diperkirakan akan cair pada bulan depan. Dana bantuan akan disalurkan langsung melalui rekening perguruan tinggi swasta masing-masing penerima.

“Sama seperti tahun lalu melalui rekening perguruan tinggi untuk mensubsidi atau membantu biaya semester mahasiswa. Sepertinya akan disalurkan pada Oktober,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button